
NUSRAMEDIA.COM — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sumbawa terus mematangkan persiapan pelaksanaan Liga PSSI Kabupaten Sumbawa 2026.
Kompetisi yang direncanakan memulai kick-off pada 15 November 2026 ini akan berlangsung di empat zona sebagai upaya memperluas kesempatan berkompetisi sekaligus mendorong pemerataan pembinaan sepak bola di Kabupaten Sumbawa.
Ketua Bidang Kompetisi PSSI Kabupaten Sumbawa yang juga sebagai Ketua Panitia Kabupaten, Yunus Syufriadi Bakri, S.Pd.I., NL.P atau kerap disapa (YSB) yang dikonfirmasi mengungkapkan rencana pelaksanaan kompetisi tersebut.
Menurut pria yang juga merupakan Kepala Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu tersebut bahwa, setiap zona direncanakan berlangsung selama delapan hari dengan melibatkan 16 klub yang akan bersaing memperebutkan posisi terbaik.
Empat Zona Jadi Jalur Persaingan Klub
Pelaksanaan kompetisi di empat zona menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada klub-klub untuk berkompetisi sekaligus memperluas ruang pembinaan sepak bola di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa.
“Dari masing-masing zona, empat klub teratas akan melaju ke kompetisi tingkat Kabupaten Sumbawa. Dengan demikian, sebanyak 16 klub akan melanjutkan persaingan pada fase kabupaten setelah melalui kompetisi di empat zona,” katanya.
16 Klub Lanjut ke Fase Kabupaten
Pada tingkat kabupaten, 16 klub tersebut direncanakan bertanding menggunakan sistem setengah kompetisi. “Format ini diharapkan dapat memberikan ruang persaingan yang terukur bagi setiap klub untuk menunjukkan kemampuan, konsistensi permainan, serta kualitas kerja sama tim,” tuturnya.
“Dari fase tersebut, akan ditetapkan empat klub terbaik yang menempati posisi juara pertama, kedua, ketiga, dan keempat di tingkat Kabupaten Sumbawa,” sambung Kades Yunus Syufriadi Bakri.
Momentum Memperkuat Pembinaan Sepak Bola Daerah
Pelaksanaan Liga PSSI Kabupaten Sumbawa 2026 di empat zona diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan sepak bola daerah. “Selain memberikan kesempatan kepada klub untuk berkompetisi, ajang ini juga dapat menjadi ruang bagi pemain lokal untuk meningkatkan pengalaman bertanding dan mengembangkan potensi mereka,” ujarnya.
Melalui kompetisi yang terstruktur dan menjunjung tinggi sportivitas, PSSI Kabupaten Sumbawa diharapkan terus mendorong terciptanya ekosistem sepak bola yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Bukan Sekadar Perebutan Gelar Juara
Liga PSSI Kabupaten Sumbawa 2026 bukan semata-mata tentang perebutan gelar juara, melainkan juga tentang membangun fondasi sepak bola daerah melalui kompetisi, pembinaan, dan partisipasi klub dari berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. (*)













