HEADLINE

Aktivis Galang Dukungan Untuk Karman

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sudah mulai memanas. Berbagai manuver partai telah nampak, dengan beredarnya spanduk, meme di sosmed dan loby-loby politik. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sudah mulai memanas. Berbagai manuver partai telah nampak, dengan beredarnya spanduk, meme di sosmed dan loby-loby politik.

Teranyar beredar sejumlah pamflet dibeberapa WhatsApp group, bertuliskan Deklarasi 100 Aktivis mendukung Bang Karman BM untuk maju sebagai Calon Walikota Mataram.

Rupanya tidak sekedar gimmick politik semata menjelang momentum Pilwakot yang akan diselenggarakan pada bulan November mendatang. Panitia pelaksana, Abdul Majid, menyampaikan kebenaran informasi tersebut, melalui pesan media, Kamis (13/06/2024).

Baca Juga:  Semeton BZ Front Selatan Deklarasikan Diri Dukung Zul-Uhel Untuk NTB

“Kami melihat, pilkada kota mataram ini sangat strategis. Karena kota ini barometer nusa tenggara barat (NTB). Dan munculnya figur aktivis seperti Karman, itu sesuatu yang harus kita dukung,” terang Abdul Majid.

“Ada pembicaraan dengan beberapa teman-teman aktivis dari berbagai latar belakang, akan mendeklarasikan dukungannya pada Bakal Calon Wali Kota Mataram, H Karman BM” ungkap Majid.

Abdul Majid yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) NTB menyampaikan alasan-alasan mendukung Karman BM. “Karman representatif aktivis. Punya pengalaman berorganisasi dari basic, nasional dan internasional, tentu punya kapasitas memimpin,” katanya.

Baca Juga:  8 Kelompok Nelayan di Sumbawa Dapat Bantuan Kapal Perikanan

“Karman juga bergaul, dan berinteraksi dengan semua kalangan, tidak membeda-bedakan. Gayanya friendly, merangkul. Saya yakin ruang partipasi akan hidup di mataram nantinya,” sambung Majid.

Para aktivis tidak persoalkan Karman maju dari partai apapun dan berpasangan dengan siapapun. “Mengenai waktu dan tempat penyelenggaraan acaranya kami akan informasikan kembali kepada rekan-rekan media secepatnya,” tutup pemuda yang berprofesi sebagai pengacara itu. (red)