ADVERTORIAL

Bang Zul : “Tiada Kata Lelah Melayani Masyarakat”

139
Nampak kehangatan dari Gubernur NTB, Zulkieflimansyah terhadap masyarakatnya

NUSRAMEDIA.COM — Tak kenal lelah dan tak kenal waktu terus menyambangi masyarakatnya, itulah Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah. Bahkan, mungkin bisa dikatakan Zulkieflimansyah adalah satu-satunya Gubernur yang berani tampil dan aktif bermedia sosial secara langsung.

Contoh seperti di Facebook (FB), akun Bang Zulkieflimansyah dikendalikan langsung olehnya. Tak tanggung, ia pun kerap berkomunikasi dengan warga net, terutama masyarakat NTB. Tak tanggung, berbagai keluhan, saran dan pendapat juga kerap dijawabnya. Hebatnya lagi, secara tidak langsung Zulkieflimansyah mengajarkan para Kepala OPD lingkup Pemprov NTB untuk terbuka serta lebih dekat dengan masyarakat.

Terbukti, secara khusus dan nyata melalui SE Gubernur Nomor : 480/195/Kominfotik/2021 agar seluruh OPD dan pejabat Pemprov NTB aktif merespon keluhan dan aduan masyarakat dengan baik di sosial media. Gubernur Zulkieflimansyah pun tak menampik, bahwa memang cukup banyak aduan yang diterima Pemprov NTB melalui NTB Care sebuah aplikasi yang disediakan khusus bagi masyarakat NTB dalam menyampaikan aduan/keluhan dan lainnya.

Baca Juga:  Soal Keterlibatan Pemprov di MXGP, Ketua Komisi DPRD NTB : "Tidak Ada Masalah"

Dari banyaknya aduan yang diterima, Bang Zul kerap Gubernur NTB disapa menegaskan banyak pula aduan yang telah diselesaikan melalui NTB Care. “Banyak sekali aduan yang kami bantu dan selesaikan dengan NTB Care,” ungkapnya. Dengan adanya NTB Care, ia menginginkan keberadaan pemerintah provinsi dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke plosok. “Kami ingin keberadaan kami dirasakan oleh seluruh masyarakat NTB sampai ke pelosok- pelosok,” imbuh orang nomor satu di NTB tersebut.

Doktor Ekonomi Industri itu juga mengajak jajarannya untuk terus berikhtiar memberikan pelayanan publik yang terbaik untuk warga masyarakat NTB. Tak lupa juga, ia memberikan pujiannya atas kinerja baik pihak NTB Care dalam menyikapi setiap aduan/laporan yang masuk. Maka dari itu, mantan anggota DPR RI tiga periode itu mengajak tim NTB Care agar terus bersemangat dalam bekerja demi terwujudnya pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga:  Gajser Raih Pole Position : "Sirkuitnya Amazing"

“Terimakasih teman-teman NTB Care. Tiada kata jera dalam berjuang, tiada kata jera dalam berjuang, tiada kata letih dalam melayani masyarakat kita,” ajak Bang Zul. Dia juga mengapresiasi kinerja Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan NTB. Dimana aduan masyarakat melalui NTB Care mampu dengan sigap disikapi dan ditangani oleh Dinsos dan Dinkes NTB secara bersama-sama.

Menurut Gubernur NTB kelahiran asal Sumbawa itu, semua pihak juga harus bersama-sama saling bergandengan, merangkul dan menyatukan langkah dalam membantu sesama yang tidak mampu serta membutuhkan uluran tangan. “Terimakasih sahabat di Dinas Sosial Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota yang tanpa lelah bersinergi, sehingga masyarakat memiliki harapan besar untuk dibantu,” demikian Zulkieflimansyah.

Baca Juga:  Pelaku UMKM NTB Untung dan Senang Bahagia

Sementara itu, Fungsional Pekerja Sosial Muhammad Hizam menjelaskan penanganan aduan terkait Sahlan, Warga Lombok Timur yang tinggal di Lunyuk, Sumbawa telah dalam penanganan yang baik. “Insya Allah, Senin tanggal 20 Juni (hari ini), Pak Sahlan dan keluarga akan dibawa ke rumah Sakit Sumbawa. Biaya pendamping/keluarga selama di rumah sakit, merupakan bantuan dari Bapak Gubernur, juga akan diuruskan Baznas Kabupaten Sumbawa,” kata anggota Tim NTB Care ini.

Sebelum dilaporkan, Sahlan didiagnosa oleh Puskesmas Lunyuk memiliki sesuatu yang tumbuh di dalam perut dan tanda-tanda TBC dan telah diderita selama 2 tahun. Dimana Sahlan juga merupakan tulang punggung dalam mencari nafkah keluarga. “Alhamdulillah, saat ini ia telah terdaftar sebagai penerima bansos (bantuan sosial) PKH (program keluarga harapan), program sembako dan juga BPJS pemerintah,” pungkasnya. (adv/*) 

Artikel sebelumyaTotal Hadiah Rp 1 Miliar, Bank NTB Syariah 10K Samota Sukses
Artikel berikutnyaPendampingan IKM di Dompu : “Makanan Tradisional dalam Kemasan Higienis”