
NUSRAMEDIA.COM — Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov, menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Senin (16/03/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus memastikan berbagai aspek pelayanan publik dan keamanan berjalan optimal menjelang hingga setelah hari raya.
Ketua DPRD Sumbawa, Nanang Nasiruddin, membenarkan pelaksanaan rapat tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (17/03/2026). Menurutnya, forum koordinasi ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam memastikan kesiapan daerah.
“Rapat koordinasi ini penting sebagai wadah memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi, sehingga seluruh pihak dapat memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi keamanan, ketertiban, kelancaran arus transportasi, maupun ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan,” ujarnya.
Ia berharap melalui koordinasi yang intensif, seluruh unsur pemerintah dan stakeholder dapat bekerja secara optimal sehingga masyarakat Kabupaten Sumbawa dapat merayakan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
■ Arahan Bupati Sumbawa
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P, didampingi Ketua DPRD Sumbawa serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa.
Turut hadir pula jajaran Forkopimda Kabupaten Sumbawa, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah stakeholder terkait.
Dalam arahannya, Bupati Sumbawa menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri direncanakan dipusatkan di Lapangan Pahlawan Sumbawa, meskipun terdapat potensi irisan waktu dengan perayaan Hari Raya Nyepi pada malam harinya.
Selain itu, Bupati memastikan ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga menjelang hari raya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan tambahan pasokan cabai dari wilayah Sulawesi guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
Terkait ketersediaan LPG 3 kilogram, Bupati menegaskan bahwa kuota yang tersedia sebenarnya telah mencukupi. Namun, kelangkaan di lapangan sering kali terjadi akibat penggunaan yang tidak tepat sasaran.
Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi agar LPG bersubsidi benar-benar dimanfaatkan oleh rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro yang berhak.
Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan berlubang yang telah ditangani sementara oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), termasuk ruas jalan di depan rumah sakit serta jalur menuju Kecamatan Moyo Hilir.
Menjelang malam takbiran, Bupati berencana melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pos pengamanan guna memastikan kesiapan petugas serta mengantisipasi potensi keramaian masyarakat.
■ Pengamanan dan Layanan Publik Disiagakan
Dalam rapat tersebut, unsur Forkopimda menyatakan kesiapan untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah menjelang Idul Fitri. Pengamanan akan diperkuat melalui pos terpadu dan pos pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti bandara, kawasan kota, serta terminal.
Pihak kepolisian bersama TNI juga akan meningkatkan patroli guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap terjadi menjelang hari raya, seperti penggunaan knalpot racing, petasan, maupun aksi balap liar.
Sementara itu, perwakilan Pertamina memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Kabupaten Sumbawa saat ini dalam kondisi aman. Bahkan, tambahan pasokan LPG telah disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri dan Nyepi.
Di sisi lain, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga memastikan kesiapan sektor pangan, infrastruktur, dan layanan kesehatan.
Stok kebutuhan pangan dilaporkan masih aman, meskipun terjadi sedikit kenaikan harga telur di pasaran. Sementara itu, perbaikan sementara sejumlah ruas jalan terus dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Rumah sakit dan Dinas Kesehatan juga telah menyiapkan tenaga medis di sejumlah pos pelayanan serta memastikan layanan kesehatan tetap berjalan selama masa cuti bersama.
Di akhir rapat, Bupati Sumbawa menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Fitri dan Nyepi membutuhkan sinergi seluruh pihak. “Dengan kerja sama pemerintah daerah, TNI, Polri, serta dukungan masyarakat, kita optimistis perayaan Idul Fitri dan Nyepi di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (*)













