Ketua Tim Pemenangan Johan Rosihan Pulau Sumbawa, Amrullah M.M.Innov (pojok kanan). (Ist)
Ketua Tim Pemenangan Johan Rosihan Pulau Sumbawa, Amrullah M.M.Innov (pojok kanan). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Diketahui bersama, sejumlah TPS di Pulau Sumbawa menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk DPR RI. Alhasil, PKS dipastikan mengamankan satu (1) kursi untuk DPR Republik Indonesia melalui Dapil NTB1 Pulau Sumbawa.

Sehingga, Caleg PKS H. Johan Rosihan, ST dipastikan lolos ke Senayan untuk melanjutkan ikhtiar periode keduanya. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Pemenangan Johan Rosihan Pulau Sumbawa, Amrullah, M.M.Innov pada Minggu (25/2/2024).

Pernyataan yang disampaikan pria yang kerap disapa Amru itu, berdasarkan tabulasi data C-Hasil yang dilakukan internalnya. Tabulasi yang dilakukan pihaknya telah mencapai 100 persen. Dimana Johan Rosihan berhasil meraup 96.127 suara.

Baca Juga:  HUT ke-67 Sumbawa, Momentum Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing

Dengan raihan itu, PKS berada diposisi tiga besar. “Sudah 100 persen berdasarkan C-Hasil,” tegas Amrullah. Dipaparkannya berdasarkan tabulasi internalnya, bahwa PKB menempati posisi puncak dengan raihan 189.734 suara.

“Setara 23,95 persen (PKB),” jelasnya. Kemudian diposisi kedua ada Partai NasDem dengan raihan 97.039 suara atau 12,25 persen. Selanjutnya, PKS berhasil menampati posisi ketiga dengan perolehan 96.127 suara atau setara 12,13 persen.

Adapun diposisi keempat, lebih lanjut diungkapkannya, yaitu PAN. “PAN (meraih) 93.309 suara atau 11,42 persen,” rincinya. Lebih jauh ditegaskan Amrullah, bahwa perolehan suara total ini merupakan hasil akumulasi dari PSU kemarin. Oleh karenanya, mewakili Johan Rosihan tak lupa Amrullah menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Pulau Sumbawa.

Baca Juga:  Akses Siaran Diperkuat hingga Wilayah Terpencil, Kepala Diskomimfotik NTB : Perkuat Kebersamaan

Dimana telah memilih PKS, sehingga memberikan kepercayaan kepada Johan Rosihan untuk tetap menjadi wakil rakyat Pulau Sumbawa di DPR RI. Meski demikian, ia mengajak semua pihak agar tetap mengawal proses penghitungan ini hingga ditingkat pusat. Ini, kata dia, dalam rangka mengawal suara rakyat. (red)