Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa, Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang nampaknya bakal seru dan ketat. Meski terbilang masih cukup lama lantaran beberapa tahun lagi, namun sejumlah nama atau figur saat ini sudah mulai mencuat.

Terbaru, salah satunya adalah Nanang Nasiruddin, S.AP., M.M.Inov yang tak lain adalah Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa sekaligus Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sumbawa saat ini.

Nama Nanang Nasiruddin kini mulai cukup ‘nyaring’ terdengar diperedaran. Namanya mulai disebut-sebut dan didorong untuk maju pada kontestasi Pilkada Sumbawa mendatang.

Apresiasi Dukungan Masyarakat, Pilkada Dinilai Masih Terlalu Jauh

Lantas seperti apa sikap politik dan tanggapan Nanang Nasiruddin terkait hal ini? Kepada NUSRAMEDIA, Nanang secara pribadi menyambut baik dan mengapresiasi antusias masyarakat yang mendorong sekaligus mendukung dirinya untuk terjun ke “arena pertarungan”.

Baca Juga:  Gubernur Lalu Muhamad Iqbal : Kodam XXX/Rinambora Perkuat Ketahanan dan Kemajuan NTB

Namun disisi lain, ia menegaskan, bahwa perihal tersebut masih terlalu dini untuk dibahas. Terlebih saat ini, dirinya adalah wakil rakyat yang menjabat sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa.

“Masih terlalu jauh (soal pilkada). Saat ini saya masih fokus menjalankan amanah yang diberikan masyarakat sebagai perwakilan di DPRD Kabupaten Sumbawa,” ujar Nanang Nasiruddin.

“Belum berfikir ke arah situ, dan kami di DPD PKS Sumbawa juga masih fokus untuk terus melayani dan membersamai masyarakat,” sambung pria yang juga Ketua Persatuan Sepak Bola Indonesia Sumbawa (Persisum Sumbawa) tersebut.

Tunggu Arahan DPW dan DPP PKS

Selain itu, Nanang Nasiruddin juga menjelaskan bahwa, hingga sejauh ini pihaknya mengaku belum menerima ‘sinyal’ dari Dewan Pengurus Wilayah (DPW) maupun Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS terkait perihal tersebut.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Pendapatan Pemprov NTB dari Sektor Perikanan dan Kelautan

Kendati demikian, secara tegas pria yang mendapat gelar kehormatan adat sebagai Dea Busing Kalanis itu menyatakan bakal siap mengindahkan apapun perintah maupun arahan partainya kedepan.

“Yang pasti, sampai sejauh ini belum ada arahan (DPW dan DPP terkait soal Pilkada Sumbawa). Intinya, kami Sami’na wa atho’na (kami mendengar dan kami ta’at),” tutur Nanang Nasiruddin.

Bupati atau Wakil Bupati : Wadah Pengabdian kepada Masyarakat

Menurut dia, menjadi Bupati ataupun Wakil Bupati merupakan salah satu wadah untuk mengabdi dan melayani masyarakat lebih luas. Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa perihal Pilkada masih terlalu jauh.

Baca Juga:  Gubernur NTB dan NTT Perkuat Persaudaraan Lewat Misi Kemanusiaan, Relawan Jadi Pengikat Solidaritas

“Jadi sekali lagi, untuk kita pahami bahwa Pilkada ini masih terlalu jauh. Yang terpenting saat ini, membersamai masyarakat dan menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Fokus Jadikan DPRD Hadir Melayani Masyarakat

Lebih jauh disampaikannya bahwa fokus saat ini bagaimana menjadikan DPRD sebagai lembaga yang benar-benar hadir melayani sebagai ‘jembatan’ sekaligus ‘corong’ untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.

“Jadi yang pasti ya itu tadi, saya fokus dulu (bekerja) untuk melaksanakan semua (amanah) ini dengan sebaik-baiknya. Dengan harapan kedepan, agar semuanya bisa jadi lebih baik,” demikian dikatakan Nanang Nasiruddin. (*)