Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal saat menutup Porprov XII NTB di Gedung Olahraga (GOR) 17 Desember Turida, Cakranegara. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Gubernur Nusa Tenggara Barat, H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan fondasi untuk membangun prestasi olahraga daerah sekaligus mengonsolidasikan kekuatan NTB menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTB akan menjadi salah satu tuan rumah.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Miq Iqbal saat menutup Porprov XII NTB di Gedung Olahraga (GOR) 17 Desember Turida, Cakranegara, Sabtu malam (25/7). Penutupan berlangsung meriah dan penuh kehangatan, dihadiri ribuan atlet, ofisial, serta masyarakat yang bersama-sama menandai berakhirnya pesta olahraga terbesar tingkat provinsi.

Di hadapan seluruh kontingen dari 10 kabupaten/kota, Gubernur menegaskan bahwa kemenangan sejati dalam Porprov adalah keberhasilan seluruh masyarakat NTB memperkuat persatuan dan semangat kebersamaan.

“Kalau ada pertanyaan siapa yang menang dalam Porprov kali ini, jawabannya adalah kita semua pemenangnya. Porprov ini adalah hasil kerja bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Tinjau Sumbawa, Pemkab Paparkan Potensi Besar Kawasan Strategis Samota

Menurut Gubernur Miq Iqbal, amanah sebagai tuan rumah PON 2028 harus dijawab dengan persiapan yang matang. Karena itu, seluruh pemerintah daerah, KONI, induk organisasi cabang olahraga, pelatih, atlet, hingga masyarakat diajak bersinergi menyukseskan agenda olahraga nasional tersebut.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB bersama KONI dan seluruh pemangku kepentingan telah menetapkan dua prioritas utama menuju PON 2028. Pertama, menyelenggarakan PON dengan standar terbaik. Kedua, membangun prestasi melalui pembinaan atlet-atlet lokal secara berkelanjutan.

“Kita ingin apa pun hasilnya nanti, yang berlaga dan mengharumkan nama daerah adalah atlet-atlet kita sendiri. Pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan sehingga setelah PON 2028, NTB tetap disegani di panggung olahraga nasional,” ujar Miq Iqbal.

Untuk mewujudkan target tersebut, Gubernur memastikan Pemerintah Provinsi bersama DPRD NTB berkomitmen memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet, penyediaan anggaran, serta penguatan sarana dan prasarana olahraga.

Baca Juga:  Pemkab Sumbawa dan PT Berdikari Resmi Teken Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Sementara itu, Ketua KONI NTB Mori Hanafi melaporkan bahwa Porprov XII NTB 2026 berlangsung lancar dengan mempertandingkan 51 cabang olahraga dan 702 nomor pertandingan yang digelar dalam lebih dari 6.000 pertandingan. Seluruh rangkaian kompetisi berjalan kompetitif sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Sejumlah cabang olahraga seperti Pencak Silat, Tinju, Kempo, Sepak Bola, dan Futsal menjadi magnet perhatian masyarakat sepanjang pelaksanaan Porprov.

Pada akhir klasemen, Kota Mataram kembali tampil sebagai juara umum dengan 200 medali emas, disusul Kabupaten Lombok Tengah dengan 117 emas, serta Kabupaten Lombok Barat dengan 74 emas. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Sumbawa Barat (64 emas), Kabupaten Lombok Timur (63 emas), Kabupaten Sumbawa (54 emas), Kota Bima (45 emas), Kabupaten Dompu (44 emas), Kabupaten Bima (16 emas), dan Kabupaten Lombok Utara (15 emas).

Baca Juga:  Bupati Jarot Serahkan Mobil Rescue BNPB, Kapolres Ajak Jaga Kamtibmas Demi Kemajuan Sumbawa

Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Kota Mataram mempertahankan gelar juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut sehingga berhak memiliki piala bergilir Porprov secara permanen sesuai ketentuan. KONI NTB selanjutnya akan menyiapkan piala bergilir baru untuk diperebutkan pada Porprov mendatang.

Menutup Porprov XII, Gubernur Miq Iqbal mengajak seluruh atlet dan kontingen membawa pulang bukan hanya prestasi, tetapi juga semangat persaudaraan yang telah terbangun selama kompetisi. Menurutnya, nilai terbesar dari Porprov adalah lahirnya persatuan, sportivitas, dan tekad bersama untuk mengangkat prestasi olahraga NTB menuju PON 2028.

“Lebih penting dari setiap medali yang kita raih adalah persaudaraan yang kita bangun. Mari kita jadikan Porprov ini sebagai titik awal untuk bersatu, bekerja lebih keras, dan membuktikan bahwa NTB mampu menjadi tuan rumah sekaligus melahirkan prestasi terbaik pada PON 2028,” pungkas Gubernur. (*)