
NUSRAMEDIA.COM — Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dari Daerah Pemilihan II Lombok Barat–Lombok Utara, Sudirsah Sujanto mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal, yang dinilai menghadirkan sejarah baru dalam kepemimpinan daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Legislator Udayana Sudirsah Sujanto menyusul peresmian Purna Pugar Vihara Sutta Dhamma dan Vihara Sasana Giri di Desa Lenek, Kabupaten Lombok Utara (KLU), yang dilakukan langsung oleh Gubernur Iqbal pada Kamis (08/01/2026).
“Sepanjang sejarah kepemimpinan di NTB, baru kali ini seorang gubernur secara langsung meresmikan vihara. Ini adalah sejarah dan baru pertama kali terjadi di era kepemimpinan Miq Iqbal,” ujar Sudirsah Sujanto, Sabtu (10/01/2026).
Menurutnya, langkah tersebut menjadi simbol kuat komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga harmoni dan toleransi antarumat beragama di NTB. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Iqbal–Dinda mencerminkan kemajuan sosial-keagamaan yang inklusif dan berkeadilan.
“Ini menandakan bahwa di era kepemimpinan Iqbal–Dinda, NTB hadir sebagai simbol kuat harmoni, toleransi, dan kemajuan sosial-keagamaan,” lanjut pria yang juga merupakan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB tersebut.
Peresmian dua vihara tersebut tidak hanya bermakna secara seremonial, namun juga mencerminkan pengakuan dan dukungan pemerintah terhadap keberagaman yang telah lama tumbuh di Lombok Utara.
Kabupaten Lombok Utara sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kehidupan keberagamaan yang rukun, damai, dan inklusif. Desa Lenek bahkan tercatat sebagai desa dengan penyumbang bhikkhu terbanyak dari satu desa di Indonesia.
Lebih dari 40 bhikkhu dan calon bhikkhu berasal dari desa ini, yang kini telah menyebar dan mengabdi di berbagai daerah di seluruh Tanah Air. Peristiwa ini semakin menegaskan posisi Lombok Utara sebagai pusat tumbuhnya nilai-nilai toleransi dan spiritualitas, sekaligus memperkuat citra NTB sebagai daerah yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman. (*)













