
NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kasih sayang, perlindungan, dan pendampingan terhadap anak sebagai fondasi dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang berlangsung di SDN Jorok, Kecamatan Unter Iwes, Kamis (23/7/2026).
Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan Anak-Anak Kita”, kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, Camat Unter Iwes, pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Sumbawa, kepala sekolah se-Kecamatan Unter Iwes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para guru, pendamping, orang tua, serta ratusan siswa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan peringatan Hari Anak Nasional. Menurutnya, peringatan HAN tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan, serta menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi tumbuh kembang mereka.
“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Kabupaten Sumbawa dan Indonesia. Karena itu, tugas kita bersama sebagai orang tua, pendidik, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat adalah menanamkan kasih sayang, memberikan perlindungan, serta mendampingi mereka dalam proses tumbuh kembangnya,” ujar Wabup.
Ia menegaskan, keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter anak. Perhatian sederhana seperti memberikan pelukan, senyuman, doa, hingga meluangkan waktu mengantar dan menjemput anak sekolah memiliki makna besar dalam membangun kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
Menurutnya, kasih sayang yang diberikan secara konsisten akan melahirkan anak-anak yang tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Wabup Ansori juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru bagi dunia pengasuhan. Anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dari keluarga berpotensi lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun penggunaan gawai yang tidak terkontrol.
Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk semakin aktif membangun komunikasi dengan anak, memberikan pendampingan dalam penggunaan teknologi, serta memastikan pemanfaatan media digital memberikan manfaat positif bagi perkembangan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyinggung Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa yang mengimbau para orang tua mengantar dan menjemput anak pada hari pertama sekolah. Ia berharap semangat dari kebijakan tersebut tidak berhenti pada hari pertama, tetapi dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari apabila memungkinkan.
“Luangkan waktu sebentar untuk mengantar anak, mencium tangan, mencium kening, dan menjemput mereka pulang sekolah. Perhatian sederhana seperti itu akan menjadi bentuk kasih sayang yang sangat berarti bagi anak-anak,” tuturnya.
Sebagai bentuk keteladanan, Wabup Ansori membagikan pengalaman pribadinya yang selama kurang lebih tiga tahun rutin mengantar dan menjemput anaknya ketika masih duduk di bangku SD hingga MTs. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak menghambat aktivitas pekerjaan, justru menjadi momen berharga dalam mempererat hubungan antara orang tua dan anak.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati berharap seluruh anak di Kabupaten Sumbawa tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, terlindungi, cerdas, dan berkarakter sebagai modal utama mewujudkan Generasi Emas Indonesia Tahun 2045.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Wakil Bupati Sumbawa secara resmi membuka Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 di SDN Jorok, Kecamatan Unter Iwes, sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjadikan perlindungan dan kasih sayang terhadap anak sebagai gerakan bersama demi masa depan Sumbawa yang lebih maju. (*)













