Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sudirsah Sujanto. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri (Iqbal–Dinda), yakni Program Desa Berdaya, mendapat sambutan positif dari kalangan DPRD NTB.

Anggota DPRD Provinsi NTB, Sudirsah Sujanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap langkah strategis yang diambil Gubernur Iqbal dalam mendorong percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem. Menurutnya, Desa Berdaya merupakan gebrakan yang patut ditunggu realisasinya karena selaras dengan fokus pembangunan nasional.

Baca Juga:  Dewan Pendidikan Sumbawa Minta Kebijakan Berkeadilan untuk 1.569 GTT dan PTT

“Ini adalah gebrakan luar biasa. Fraksi Gerindra DPRD Provinsi NTB sangat mengapresiasi langkah strategis Pak Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem,” ujar pria yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut.

Sudirsah menjelaskan, melalui Program Desa Berdaya, Gubernur Iqbal berencana mengalokasikan dukungan dana pembangunan sebesar Rp 300 hingga Rp 500 juta untuk setiap desa. Ia optimistis skema ini akan memberikan dampak signifikan, terutama dalam menyasar kantong-kantong kemiskinan ekstrem di berbagai wilayah NTB.

Baca Juga:  Didampingi Bupati Jarot, Gubernur Iqbal Instruksikan Perbaikan Dua RTLH Warga Batu Bangka

“Program ini sangat realistis dan menjadi jurus ampuh dalam mengentaskan kemiskinan. Melalui penguatan ekonomi desa, target zero kemiskinan ekstrem pada 2029 sangat mungkin dicapai secara perlahan namun pasti,” terangnya.

Penurunan angka kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama dalam RPJMD NTB 2025–2029. Pemerintahan Iqbal–Dinda bahkan menetapkan target ambisius untuk menghapus kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2029.

Program Desa Berdaya menjadi salah satu instrumen utama untuk mencapai target tersebut. Program ini diproyeksikan menyasar desa-desa yang memiliki tingkat kemiskinan ekstrem tinggi dan akan dijalankan secara bertahap sesuai kebutuhan masing-masing daerah.

Baca Juga:  Didukung MPR RI, FAS Gelar Aksi Bersih Pantai dan Penanaman Pohon Sambut HUT Sumbawa ke-67

Pada tahap awal, Pemerintah Provinsi NTB akan memulai implementasi Desa Berdaya di 40 desa yang telah teridentifikasi sebagai kantong kemiskinan. Launching program direncanakan berlangsung pada 16 Desember 2025 di Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah. Acara peresmian tersebut dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Gubernur Lalu Muhamad Iqbal. (*)