
NUSRAMEDIA.COM — Bank NTB Syariah kembali menegaskan komitmennya dalam aksi sosial dan kemanusiaan dengan mendukung penuh keberangkatan Tim Medis Tahap II (Batch Kedua) Provinsi Nusa Tenggara Barat menuju wilayah terdampak bencana di Aceh.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas operasional armada ambulans guna menunjang mobilitas dan percepatan layanan kesehatan di lapangan.
Pelepasan tim medis ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTB dalam membantu pemulihan layanan kesehatan masyarakat Aceh pascabencana. Armada ambulans yang difasilitasi Bank NTB Syariah akan digunakan sebagai sarana utama operasional tim selama menjalankan tugas kemanusiaan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr. dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM.MARS., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi dan kepedulian Bank NTB Syariah. Menurutnya, dukungan operasional ini sangat krusial mengingat medan tugas yang cukup menantang.
“Kami berterima kasih kepada Bank NTB Syariah atas support operasional ambulans ini. Armada ini sangat dibutuhkan oleh tim medis kami yang saat ini memasuki pengiriman batch kedua sebanyak sembilan orang. Dukungan ini sangat bermakna bagi operasional kami di Aceh nanti,” ujarnya dalam sambutan.
Sementara itu, Corporate Secretary Bank NTB Syariah, I Gede Wiradharma, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sekaligus bentuk pelaksanaan arahan Gubernur NTB untuk membantu daerah yang sedang tertimpa musibah.
“Ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami. Aceh pernah membantu NTB ketika dilanda gempa beberapa tahun silam. Kini saatnya kita hadir untuk Aceh,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meski berada di penghujung tahun dengan berbagai proses administrasi, Bank NTB Syariah tetap bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi NTB agar bantuan operasional ambulans dapat segera direalisasikan.
“Kami berharap armada ini dapat memperlancar tugas mulia rekan-rekan medis selama menjalankan misi kemanusiaan di Aceh,” tambahnya.
Tim medis batch kedua ini dijadwalkan bertugas selama sembilan hari, dengan fokus utama mengaktifkan kembali fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang belum beroperasi. Berdasarkan laporan lapangan, terdapat sekitar 23 fasilitas kesehatan di wilayah Aceh Tengah dan sekitarnya yang membutuhkan penanganan medis serta pemulihan layanan segera.
Selain dukungan armada, tim medis yang diberangkatkan terdiri dari perawat ahli dan tenaga kesehatan dari berbagai instansi, di antaranya RS Provinsi NTB, RS Mandalika, RS Manambai, RS Mata, dan RS Mutiara Sukma. Tim ini juga membawa misi trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana.
Diharapkan, melalui kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi NTB dan Bank NTB Syariah, misi kemanusiaan ini dapat berjalan profesional, menjaga nama baik daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi pemulihan kesehatan dan psikologis masyarakat Aceh. (*)













