Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Tiga desa di Kabupaten Sumbawa dipastikan menjadi penerima program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Penyangga Tahun 2026 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Kepastian tersebut berdasarkan surat resmi Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap KKP RI tertanggal 27 April 2026. Perihal ini dibenarkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Rahmat Hidayat.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah mengusulkan delapan desa sebagai calon lokasi program tersebut. “Dari delapan desa yang diusulkan, tiga desa telah mendapat persetujuan untuk tahap ketiga program KNMP Penyangga 2026,” ujarnya.

Tiga Desa Lolos Seleksi

Adapun tiga desa yang ditetapkan sebagai penerima program yakni Desa Labuhan Alas (Kecamatan Alas), Desa Labuhan Mapin (Kecamatan Alas Barat), dan Desa Pulau Kaung (Kecamatan Buer). Ketiganya dinilai memenuhi kriteria prioritas dalam pengembangan kawasan nelayan terpadu.

Baca Juga:  Ombudsman NTB Bongkar Dugaan Pungli Sewa Kasur di Kapal Penyeberangan

Masuk Tahap Perencanaan Teknis

Dalam waktu dekat, tim teknis dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap akan kembali turun ke lapangan untuk melakukan survei lanjutan, khususnya pemetaan topografi. Survei ini menjadi bagian penting.

Terutama dalam penyusunan dokumen Detail Engineering Design (DED) yang akan menjadi dasar pembangunan infrastruktur KNMP di lokasi tersebut. “Survei lanjutan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi sekaligus mendukung perencanaan teknis pembangunan,” jelas Rahmat.

Koordinasi Intensif ke Pusat

Untuk memastikan usulan berjalan optimal, pihak Pemkab Sumbawa sebelumnya telah melakukan koordinasi langsung ke pemerintah pusat. Rahmat Hidayat bersama Asisten II Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, serta jajaran DKP telah berkoordinasi dengan Ditjen Perikanan Tangkap di Jakarta.

Baca Juga:  Wagub NTB : Aspirasi Harus Fokus agar Ditindaklanjuti Efektif

Peluang Desa Lain Masih Terbuka

Sementara itu, lima desa lainnya yang belum lolos tahap ketiga tetap memiliki peluang untuk masuk pada tahap berikutnya. Hal ini karena program KNMP dilaksanakan dengan skema multiyears (tahun jamak). Optimisme tersebut juga didukung oleh capaian sebelumnya.

Dimana pembangunan KNMP tahap pertama tahun 2025 di Desa Pulau Bungin telah rampung, sementara tahap kedua tahun 2026 di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan Maronge, saat ini masih berjalan. “Dengan capaian yang ada, kami yakin program ini akan terus berlanjut dan menjangkau desa-desa lainnya di Sumbawa,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Siapkan Huntara Untuk Korban Kebakaran Kalimango

Dorong Ekonomi Pesisir

Program KNMP merupakan salah satu prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan infrastruktur, sarana-prasarana, serta fasilitas pendukung bagi nelayan.

Pemerintah daerah berharap, kehadiran program ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat sektor perikanan di Kabupaten Sumbawa. (*)