Kepala Dikpora NTB yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) NTB menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tut Wuri Kantor Dikpora NTB, Kamis (11/06/2026), dan dihadiri oleh 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta organisasi kepemudaan yang siap mendukung program pembangunan pemuda di NTB.

Rapat koordinasi ini menjadi forum penting untuk menyusun program dan kegiatan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan guna memperkuat kualitas sumber daya pemuda. IPP sendiri merupakan indikator utama yang digunakan untuk mengukur kualitas kehidupan, partisipasi, kesejahteraan, serta pengembangan potensi generasi muda.

Baca Juga:  Di Tengah Disrupsi AI, Pemimpin Harus Hadir Membawa Solusi

Kepala Dikpora NTB yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis dalam pembangunan daerah yang harus mendapatkan perhatian bersama.

“Penyusunan rencana aksi ini harus tepat sasaran dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar potensi pemuda NTB dapat berkembang secara maksimal. Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan kerja bersama seluruh elemen,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, peserta membahas sejumlah aspek penting yang menjadi dasar penyusunan RAD Pelayanan Kepemudaan, di antaranya identifikasi tantangan dan peluang pembangunan kepemudaan di NTB, penyusunan target serta indikator kinerja yang jelas, pembagian peran dan tanggung jawab antarinstansi, hingga kebutuhan sumber daya serta mekanisme pemantauan dan evaluasi program.

Baca Juga:  Ketua DPRD NTB Dukung PPS, Minta Aksi Tak Ganggu Fasilitas Vital

Seluruh peserta juga menyepakati sejumlah langkah prioritas yang akan menjadi fokus pelaksanaan program kepemudaan ke depan. Langkah tersebut meliputi peningkatan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi pemuda, penguatan peran pemuda dalam pembangunan sosial dan budaya, serta peningkatan perlindungan dan kesejahteraan generasi muda.

Melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah Pelayanan Kepemudaan ini, Pemerintah Provinsi NTB optimistis dapat mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, pemuda NTB diharapkan semakin siap menjadi agen perubahan, pelopor inovasi, dan penggerak utama kemajuan daerah menuju NTB yang lebih maju dan berdaya saing. (*)

Baca Juga:  Wabup Ansori : Perpisahan Sekolah Tak Perlu Mewah, Yang Terpenting Nilai dan Maknanya