Cabang olahraga (Cabor) Kurash pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi ditutup. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Cabang olahraga (Cabor) Kurash pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 resmi ditutup pada Jumat (17/7/2026) di Sport Hall Lapangan Porda Selong, Kabupaten Lombok Timur. Tuan rumah Lombok Timur tampil sebagai juara umum setelah berhasil mengoleksi 6 dari 10 medali emas yang diperebutkan.

Penutupan berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua Umum Federasi Kurash Indonesia (FKI) Provinsi NTB, Dra. Hj. Asnirawati, M.Si., yang turut memberikan apresiasi atas semangat dan kualitas para atlet selama dua hari pertandingan berlangsung. Sebelumnya, kompetisi Kurash resmi dibuka oleh Ketua KONI Kabupaten Lombok Timur pada 15 Juli 2026.

Sebanyak enam kabupaten/kota ambil bagian dalam pertandingan Kurash Porprov XII NTB, yakni Kota Mataram dengan delapan atlet, Lombok Barat tiga atlet, Lombok Timur sepuluh atlet, Kota Bima empat atlet, Kabupaten Bima sembilan atlet, serta Kabupaten Dompu delapan atlet.

Baca Juga:  Benahi Distribusi Gas Melon, Satgas Perkuat Pengawasan Hingga Tingkat Desa

Dengan dukungan penuh publik tuan rumah, tim Kurash Lombok Timur tampil dominan dan sukses mengamankan enam medali emas, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara umum cabang olahraga Kurash pada Porprov XII NTB 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Umum FKI NTB, Dra. Hj. Asnirawati, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas tingginya antusiasme para atlet yang menurutnya menjadi bukti berkembangnya olahraga Kurash di Nusa Tenggara Barat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTB, KONI Provinsi NTB, serta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas dukungan terhadap penyelenggaraan pertandingan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB, KONI Provinsi NTB, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas dukungannya terhadap pelaksanaan pertandingan cabang olahraga Kurash ini. Harapan kami, Kurash tetap menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON 2028, mengingat sebelumnya Kurash juga telah dipertandingkan pada PON Aceh,” ujar Hj. Asnirawati.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah Rayakan HUT Ke-62 Lewat RIMO RUN 2026, Perkuat Literasi Digital dan Budaya Hidup Sehat

Menurutnya, perkembangan Kurash di NTB menunjukkan tren positif dan memiliki potensi besar melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Prosesi penutupan secara resmi dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Ahyar, S.H., M.H. mewakili Bupati Lombok Timur. Dalam sambutannya, ia berharap seluruh atlet terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang yang lebih tinggi.

“Semoga prestasi yang diperoleh saat ini dapat terus ditingkatkan hingga mencapai level nasional maupun internasional, sehingga mampu mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Baca Juga:  Mendikdasmen Jamin Sekolah Terintegrasi Dibangun di Sumbawa, Serap Aspirasi Kepsek Secara Langsung

Penutupan Cabor Kurash Porprov XII NTB 2026 turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi NTB, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Timur, Ketua KONI Kota Bima, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bappeda Kota Mataram, pejabat Bappeda Lombok Timur, unsur Satpol PP, serta tamu undangan dari unsur kecamatan dan pemerintah desa setempat.

Keberhasilan Lombok Timur menjadi juara umum menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet Kurash di daerah tersebut. Hasil ini sekaligus menjadi modal berharga bagi NTB untuk terus mengembangkan cabang olahraga Kurash menuju kompetisi tingkat nasional, termasuk harapan agar tetap dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. (*)