
NUSRAMEDIA.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, program yang dijalankan di sejumlah sekolah telah berlangsung sangat baik dan mencerminkan komitmen kuat dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, serta berkarakter.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Mendikdasmen ke Kabupaten Sumbawa, Jumat (17/7/2026). Dalam agenda tersebut, Abdul Mu’ti mengunjungi SMA Muhammadiyah Sumbawa, SD Negeri 1 Sumbawa, dan SD Negeri 14 Sumbawa untuk memantau secara langsung pelaksanaan MPLS Ramah di awal tahun ajaran baru.
Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, serta para kepala sekolah.
“Hari ini saya mengunjungi beberapa sekolah, tadi ke SMA Muhammadiyah kemudian ke SD Negeri 1 dan di sini SD Negeri 14. Alhamdulillah saya melihat pelaksanaan MPLS di sekolah-sekolah ini sangat bagus,” ujar Abdul Mu’ti.
Program Kemendikdasmen Mulai Terimplementasi dengan Baik
Selain memantau pelaksanaan MPLS, Mendikdasmen menilai berbagai kebijakan prioritas Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mulai diterapkan secara nyata di sekolah-sekolah Sumbawa.
Beberapa di antaranya adalah penerapan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, kegiatan Keceriaan Memulai Hari Baru melalui menyanyikan lagu Hari Baru, serta pembangunan budaya sekolah yang aman, nyaman, sehat, bersih, dan indah sesuai arahan Presiden.
Abdul Mu’ti mengaku terkesan melihat antusiasme para siswa. Meski baru beberapa hari mengikuti MPLS, mereka telah mampu menghafal lagu-lagu pembiasaan dan menyanyikannya dengan penuh semangat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya diukur dari kemampuan siswa menghafal lagu, tetapi terutama dari bagaimana kebiasaan-kebiasaan positif itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
“Yang penting tentu saja adalah bagaimana mereka dapat menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik yang kita sebut tujuh kebiasaan itu dan juga membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman dapat terus dibangun, mulainya tentu dari awal ketika MPLS ini dilaksanakan,” jelasnya.
Tinjau Program Makan Bergizi Gratis
Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen juga meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bagi para siswa sekolah dasar.
Ia menilai menu makanan yang disajikan sudah cukup baik. Namun demikian, kualitas menu dan sistem pengawasannya masih perlu terus ditingkatkan agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh para peserta didik.
Apresiasi Guru, Orang Tua dan Pemerintah Daerah
Abdul Mu’ti juga memberikan penghargaan kepada para guru yang dinilai berhasil menyampaikan berbagai program pembiasaan kepada siswa dengan baik.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MPLS tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, Dinas Pendidikan hingga Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Ia menyebut dukungan yang diberikan Bupati Sumbawa beserta seluruh jajaran menjadi modal penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.
Revitalisasi Sekolah Bangun Generasi Berkualitas
Dalam kesempatan yang sama, Mendikdasmen melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama revitalisasi dan pembangunan SD Negeri 14 Sumbawa Besar.
Ia menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki atau membangun gedung baru, tetapi merupakan bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
Program tersebut, kata Abdul Mu’ti, sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul melalui pendidikan bermutu.
“Ini bagian dari upaya kita untuk menyukseskan pendidikan bermutu untuk semua. Kami menegaskan sekali lagi bahwa revitalisasi ini sistemnya dikelola langsung oleh sekolah. Kalau teman-teman media menemukan ada yang pelaksanaannya tidak sesuai aturan, tolong disampaikan kepada kami,” tegasnya.
Kunjungan kerja Mendikdasmen ke Kabupaten Sumbawa diharapkan menjadi momentum memperkuat implementasi kebijakan pendidikan nasional di daerah, sekaligus mendorong lahirnya budaya sekolah yang aman, nyaman, sehat, dan berkarakter sebagai fondasi mencetak generasi Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045. (*)













