Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Direktur Operasional Bisnis II PT Berdikari (Persero), Ir. I Putu Yustika. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama PT Berdikari (Persero) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama pengembangan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) sebagai langkah strategis memperkuat sektor peternakan, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui investasi yang berkelanjutan.

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., bersama Direktur Operasional Bisnis II PT Berdikari (Persero), Ir. I Putu Yustika, di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (23/07/2026).

Kesepakatan ini menjadi tonggak awal terbangunnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan PT Berdikari (Persero) dalam mengembangkan industri peternakan ayam yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga:  Sumbawa Terus Panen Prestasi, 113 Medali Berhasil Dikumpulkan di PORPROV NTB XII 2026

Proyek tersebut dirancang untuk menghadirkan sistem peternakan modern yang mampu menciptakan nilai tambah bagi sektor peternakan, memperkuat rantai pasok pangan, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Prosesi penandatanganan turut disaksikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah terkait, jajaran manajemen PT Berdikari (Persero), serta sejumlah pemangku kepentingan.

Sebelum penandatanganan berlangsung, Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama tim PT Berdikari (Persero) terlebih dahulu melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah kawasan yang diusulkan sebagai lokasi pengembangan proyek. Empat wilayah yang menjadi alternatif pengembangan meliputi Kerekeh, Labangka, Moyo Hulu, dan Teluk Santong.

Baca Juga:  Inspektorat Sumbawa Siapkan Lomba Pariwara Anti Korupsi 2026 Tingkat SMP/MTs

Bupati Sumbawa menjelaskan bahwa keempat kawasan tersebut akan menjadi objek verifikasi dan kajian teknis oleh PT Berdikari (Persero) guna menentukan lokasi yang paling memenuhi aspek kelayakan, kebutuhan operasional, serta prospek pengembangan proyek dalam jangka panjang.

“Empat lokasi tersebut kami ajukan sebagai alternatif kawasan pengembangan. Selanjutnya PT Berdikari akan melakukan verifikasi dan kajian teknis untuk menentukan lokasi yang paling layak sesuai kebutuhan proyek,” jelas Bupati.

Bupati berharap, penandatanganan Kesepakatan Bersama ini menjadi langkah awal yang konkret dalam mempercepat realisasi Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kolaborasi yang telah dibangun diharapkan mampu memperlancar seluruh tahapan pelaksanaan, mulai dari proses administrasi, penyusunan perencanaan teknis, hingga pemenuhan berbagai aspek pendukung lainnya.

Baca Juga:  Mendikdasmen Jamin Sekolah Terintegrasi Dibangun di Sumbawa, Serap Aspirasi Kepsek Secara Langsung

“Semoga seluruh proses dapat berjalan dengan lancar sehingga proyek ini segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dalam mewujudkan Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera,” harap Bupati.

Dengan ditandatanganinya Kesepakatan Bersama ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan investasi yang produktif, memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu pilar ekonomi daerah, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan dunia usaha demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)