Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Lapangan Bidang Perumahan dan Permukiman. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan kawasan permukiman yang layak, sehat, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, saat menghadiri Rapat Koordinasi dan Verifikasi Lapangan Bidang Perumahan dan Permukiman di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (28/7).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyinergikan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penanganan kawasan permukiman kumuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar yang lebih baik.

Rapat dihadiri Pelaksana Tugas Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Fadjar Dwi Wishnuwardhani, Asisten Deputi Peningkatan Akses Perumahan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Salahuddin, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I Hamdan Pare, jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa, serta perwakilan Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi NTB.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan perumahan dan permukiman di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi dorongan positif bagi pemerintah daerah dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan permukiman.

Baca Juga:  Nobar Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Ia menjelaskan bahwa luas wilayah Kabupaten Sumbawa dengan persebaran penduduk yang belum merata masih menghadirkan tantangan pembangunan di sejumlah kawasan. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai sangat penting agar program penataan permukiman dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau seluruh masyarakat.

“Pembangunan kawasan permukiman bukan sekadar membangun jalan, drainase, atau memperbaiki rumah. Yang sedang kita bangun sesungguhnya adalah kualitas hidup masyarakat. Ketika lingkungan menjadi lebih baik, sanitasi meningkat, dan rumah menjadi layak huni, maka kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta optimisme terhadap masa depan juga akan ikut tumbuh,” tegas Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Ansori menegaskan bahwa penanganan kawasan kumuh memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk mendukung percepatan penurunan angka stunting. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa berkomitmen mendukung berbagai program nasional, termasuk peningkatan kualitas permukiman di kawasan Pantai Jempol yang menjadi salah satu kawasan prioritas.

Ia berharap hasil verifikasi lapangan bersama Kantor Staf Kepresidenan dapat melahirkan rekomendasi yang konstruktif untuk menyempurnakan pelaksanaan program sehingga kolaborasi yang telah terjalin mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Sinergi Dinkes dan Diskominfotiksandi Percepat Digitalisasi Informasi Layanan Kesehatan di Sumbawa

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan RI, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden, khususnya Asta Cita ke-6 yang berfokus pada pembangunan dari desa. Menurutnya, Kantor Staf Kepresidenan memiliki peran melakukan monitoring, evaluasi, serta memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan secara efektif.

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan program penataan kawasan permukiman di daerah. Hasil evaluasi dan masukan dari lapangan akan menjadi bahan perbaikan agar program-program pemerintah semakin tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Asisten Deputi Peningkatan Akses Perumahan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Salahuddin, menambahkan bahwa salah satu tantangan pembangunan perumahan di Kabupaten Sumbawa adalah masih banyaknya masyarakat yang bekerja di sektor informal sehingga mengalami keterbatasan dalam mengakses pembiayaan perumahan. Pemerintah, kata dia, terus menyiapkan berbagai skema dukungan agar masyarakat dapat memiliki rumah yang memenuhi standar layak huni.

Baca Juga:  Sinergi Bank Jatim - Bank NTB Syariah, dan IZI Hadirkan Kacamata Gratis bagi 220 Pelajar di Jawa Timur

Senada dengan itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I, Hamdan Pare, berharap seluruh proses evaluasi dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan sehingga pelaksanaan program berlangsung efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan ke sejumlah lokasi strategis, yakni Istana Dalam Loka, Taman Lembi, dan kawasan Pantai Jempol. Wakil Bupati Sumbawa mendampingi tim dari Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta jajaran terkait meninjau langsung kondisi kawasan dan berbagai upaya penataan yang telah maupun akan dilaksanakan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dari proses verifikasi untuk memastikan program peningkatan kualitas permukiman berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, Kabupaten Sumbawa optimistis mampu mempercepat terwujudnya kawasan permukiman yang lebih tertata, sehat, inklusif, dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)