EKBIS

Bank NTB Syariah Tumbuh Lebih Baik

Kantor Bank NTB Syariah, di Kota Mataram. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Erma Dermawati selaku Desk Head SEP Bank NTB Syariah mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraih PT Bank NTB Syariah. Dimana hasil kinerja PT Bank NTB Syariah tahun buku 2023, ungkap dia, secara keseluruhan menunjukkan pertumbuhan yang baik (data keuangan audited).

“Alhamdulillah puji syukur kepada Allah atas hasil kinerja PT Bank NTB Syariah Tahun Buku 2023 yang secara keseluruhan menunjukkan pertumbuhan yang baik,” ujarnya, Selasa (27/2/2024). Diungkapkannya, bahwa pertumbuhan asset pada Desember 2023 meningkat sebesar 9,74% dibandingkan Desember 2022, yaitu dari Rp13,002 triliun menjadi Rp14,269 triliun.

Kemudian penghimpunan dana masyarakat
atau dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat sebesar 9,16% dari Rp9,78 triliun menjadi Rp10,676 triliun. Selanjutnya, penyaluran pembiayaan meningkat 15,45% dari Rp8,725 triliun menjadi sebesar Rp10,073 triliun dan Laba meningkat 17,12% dari Rp181 miliar menjadi Rp211,99.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder atas dukungan serta kepercayaannya dengan menjadi nasabah Bank NTB Syariah,” ucapnya. “Yang setia menggunakan produk-produk yang ada. Manajemen dan seluruh insan amanah akan senantiasa berkomitmen untuk memberikan upaya terbaik bagi
peningkatan kinerja dan pertumbuhan Bank NTB Syariah,” sambungnya.

Baca Juga:  PDIP NTB Santai Sikapi Mundurnya LBS

Disisi lain, Erma Dermawati juga angkat bicara menanggapi pemberitaan belakangan ini. Dimana pihaknya mengaku turut mencermati pemberitaan yang beredar. Antara lainnya soal tudingan bahwa Bank menawarkan proyek sebesar Rp30 miliar kepada pihak tertentu. Menurut dia, hal ini merupakan informasi yang tidak benar dan pastinya merugikan.

“Dan menciderai reputasi bank (NTB syariah) yang selama ini telah dibangun untuk memperoleh kepercayaan masyarakat,” lanjut Desk Head SEP Bank NTB Syariah ini. Dikatakannya, bahwa bank mempunyai tata kelola yang sangat ketat didalam menjaga seluruh aktivitas dan tidak memperbolehkan bank menjanjikan apapun.

“Terlebih lagi memberikan sesuatu kepada pihak lain terkait dengan aktivitas yang dilakukan oleh bank,” tegas Erma Dermawati melalui keterangan tertulis yang diterima media ini kemarin malam. Untuk memastikan informasi yang tidak sesuai tersebut, masih kata dia, bank telah berkoordinasi dan memperoleh klarifikasi dari seluruh Divisi atau Unit kerja terkait.

Baca Juga:  Mo-Novi Terus Upayakan Peningkatan Kualitas Infrastruktur di Sumbawa

“Dipastikan bahwa tidak ada satupun divisi atau unit kerja terkait melakukan apa yang dituduhkan diatas,” tegasnya lagi. Bahkan pihaknya pun menyatakan sikap. Dimana pihaknya akan mengambil langkah atau sikap terkait beredarnya pemberitaan-pemberitaan negatif tersebut. Yakni dengan mempertimbangkan mengambil langkah atau upaya hukum. Ini, kata dia, untuk melindungi dan menjaga citra, marwah, reputasi dan nama baik Bank.

“Upaya ini kami laksanakan untuk menjelaskan kepada masyarakat dan segenap stake holder untuk mengurangi dampak bisnis yang ditimbulkan dengan adanya pemberitaan tersebut,” tegasnya. Oleh karenanya, pihaknya mengajak masyarakat dan segenap stake holder untuk tidak mudah percaya kepada pemberitaan-pemberitaan yang menyudutkan Bank NTB Syariah.

“Kami percaya dan yakin masyarakat saat ini sudah sangat cerdas dan jeli dalam menanggapi pemberitaan yang ada karena tujuan utama Bank NTB Syariah adalah berkontribusi positif dan melayani masyarakat,” tuturnya. Tak lupa, ia juga menyampaikan bahwa Bank NTB Syariah sangat terbuka atas masukan positif dari berbagai pihak bagi perbaikan dan pengembangan bank dimasa-masa mendatang.

Baca Juga:  ASN Diminta Jangan Tambah Libur : "Kalau Tidak Masuk Diberikan Sanksi"

Termasuk menghindari adanya pemberian informasi yang tidak benar atau tidak sesuai yang dapat merugikan bank serta tidak sesuai dengan kaidah syariat Islam yang difirmankan oleh Allah SWT. Yakni dalam Al Qur’an Surat An Nahl ayat 105 yang artinya, ungkap dia, “Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang-orang yang
tidak beriman kepada ayat-ayat Allah dan mereka itulah pembohong”.

Terakhir pihaknya juga mengajak seluruh media, aktivis, masyarakat dan seluruh stakeholder untuk mengawal setiap langkah atau tindakan yang
diputuskan oleh bank. “Guna mengedepkan prinsip transparansi dalam upaya penegakan hukum,” demikian hal itu disampaikan oleh Desk Head SEP Bank NTB Syariah, Erma Dermawati. (red)