
NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa mulai mengoperasikan Sarana Pelayanan Publik Gratis (SPPG) sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Peresmian SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sumbawa dilakukan oleh Bupati diwakili Sekretaris Daerah Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, Rabu (8/4/2026). Kehadiran fasilitas ini dinilai menjadi langkah awal.
Bahkan menjadi target besar pemerintah daerah dalam memperluas layanan serupa hingga ratusan titik di seluruh wilayah. Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa keberadaan SPPG harus mampu memberikan pelayanan yang berkualitas dan tepat sasaran.
Terutama, sambung Sekda Sumbawa, bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. “SPPG ini merupakan pengejawantahan program makan bergizi gratis dari pemerintah. Karena itu, kita harus memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
■ Dorong Penurunan Stunting
Sekda menekankan bahwa SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Sumbawa. Ia memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) telah dipenuhi dan harus dijalankan secara konsisten.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan jumlah SPPG secara signifikan. “Kita menuju target 122 SPPG di Kabupaten Sumbawa. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam memperluas akses layanan gizi masyarakat,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa sejumlah SPPG yang sebelumnya sempat ditutup akan segera diaktifkan kembali setelah melalui proses pendampingan oleh dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup.
■ Layani Ribuan Penerima, Diawasi Ketat
Sementara itu, Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, menegaskan kesiapan pihak kepolisian dalam mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan optimal. Menurutnya, SPPG ini ditargetkan menjangkau hingga 2.976 penerima manfaat di Kecamatan Sumbawa.
“Untuk tahap awal, pelayanan diberikan kepada 1.000 penerima manfaat. Selanjutnya akan dilakukan evaluasi untuk memastikan program berjalan efektif,” jelasnya. Kapolres juga memastikan pengawasan akan dilakukan secara menyeluruh di setiap tahapan, guna mengantisipasi potensi kendala di lapangan.
■ Menuju Layanan Berkelanjutan
Kehadiran SPPG diharapkan menjadi solusi konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi. Dengan dukungan lintas sektor, pemerintah optimistis.
Dimana program ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berkelanjutan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. “Harapannya, SPPG ini benar-benar memberikan manfaat besar dan mampu menekan angka stunting di Sumbawa,” tutup Sekda. (*)













