Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Baiq Isvie Rupaeda. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Baiq Isvie Rupaeda, menyampaikan pandangan terbuka mengenai kiprah dan pengabdian Hj. Sari Yuliati bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, penilaian terhadap seorang tokoh publik harus didasarkan pada rekam jejak, data, dan manfaat nyata yang telah dirasakan masyarakat, bukan semata-mata opini yang mempersempit makna pengabdian.

Sebagai sesama kader Partai Golkar dan sesama perempuan yang memahami dinamika perjuangan di ruang politik, Baiq Isvie menilai Hj. Sari Yuliati telah menunjukkan dedikasi panjang dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dari Dapil NTB II Pulau Lombok.

“Amanah yang diberikan masyarakat tidak berhenti sebagai simbol keterwakilan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata di berbagai sektor,” ujarnya.

Baca Juga:  Public Hearing Sekolah Pilar Muda : Bupati Jarot Dorong Gerakan Hijau dan Perlindungan Hutan

Selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, Hj. Sari Yuliati dinilai aktif memperjuangkan kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, infrastruktur, sosial, pertanian, perumahan rakyat, hingga persoalan hukum dan bantuan sosial.

Kiprah tersebut semakin mendapat pengakuan ketika beliau dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Golkar untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Penunjukan itu dianggap sebagai bentuk kepercayaan nasional terhadap kapasitas, pengalaman politik, dan integritas yang telah dibangun selama ini.

Selain itu, kepercayaan Partai Golkar kepada Hj. Sari Yuliati sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2024–2029 memperlihatkan bahwa perannya tidak hanya diperhitungkan di daerah, tetapi juga memiliki pengaruh penting di tingkat nasional.

Baiq Isvie menegaskan, kritik dalam politik merupakan hal yang wajar. Namun, menurutnya, mengerdilkan kerja dan pengabdian seseorang tanpa melihat jejak manfaat yang telah dirasakan masyarakat merupakan bentuk ketidakadilan dalam menilai fakta.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Ahli Waris Senan Candia Dorong Pemda Sumbawa Tindaklanjuti Putusan Hukum

Ia mencontohkan sejumlah program yang telah diperjuangkan Hj. Sari Yuliati di NTB, di antaranya penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar bagi siswa di NTB, bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Lombok, hingga dukungan terhadap program sanitasi berbasis masyarakat.

“Berbagai program tersebut menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan menjadi bukti bahwa kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Sebagai perempuan, Baiq Isvie juga menyoroti tantangan yang sering dihadapi perempuan dalam dunia politik. Menurutnya, perempuan kerap harus bekerja lebih keras untuk memperoleh pengakuan yang setara.

Baca Juga:  Pekan Teater Pelajar se-NTB 2026 Resmi Ditutup, Dikpora Ajak Pemuda Lawan Pernikahan Anak dan Narkoba

Karena itu, ia menilai keberhasilan Hj. Sari Yuliati menembus ruang kepemimpinan nasional sekaligus tetap menjaga hubungan aspiratif dengan masyarakat NTB merupakan capaian yang patut diapresiasi.

“Hj. Sari Yuliati telah menunjukkan bahwa perempuan NTB mampu berdiri di panggung nasional bukan sekadar sebagai pelengkap, tetapi sebagai pengambil peran penting dalam memperjuangkan suara rakyat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Baiq Isvie mengajak seluruh pihak membangun budaya politik yang lebih sehat dan dewasa, yakni politik yang berorientasi pada manfaat serta menghargai kerja nyata.

“Atas nama keadilan pengetahuan dan semangat saling menguatkan dalam ruang pengabdian, kiprah Hj. Sari Yuliati untuk NTB adalah nyata, penting, dan layak dihormati,” pungkasnya. (*)