Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi melepas pawai ta’aruf dalam rangka pembukaan MTQH I Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., secara resmi melepas pawai ta’aruf dalam rangka pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) I Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di depan Kantor Camat Alas, Kecamatan Alas, Sabtu (7/11/2026), dengan diikuti kafilah dari 24 kecamatan se-Kabupaten Sumbawa. Pelepasan pawai ta’aruf tersebut menjadi bagian dari rangkaian semarak pembukaan MTQH pertama tingkat Kabupaten Sumbawa yang dipusatkan di Kecamatan Alas.

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, para camat, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumbawa, serta pihak terkait lainnya.

Baca Juga:  PPP Sumbawa Tegaskan Dukungan Penuh untuk Mardiono, Nurwahidah : Kami Siap Tegak Lurus!

Pawai Ta’aruf, Momentum Mempererat Silaturahmi dan Kecintaan terhadap Al-Qur’an

Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Budi Prasetiyo menyampaikan bahwa pawai ta’aruf bukan sekadar kegiatan untuk memeriahkan pelaksanaan MTQH, melainkan juga menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadits.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan tema MTQH I Kabupaten Sumbawa Tahun 2026, yakni “Membumikan Al-Qur’an dan Hadits, Menguatkan Iman, Membentuk Akhlak, Menuju Sumbawa Unggul, Maju dan Sejahtera.”

Baca Juga:  Ekspor NTB Meroket 244 Persen, Daya Beli Petani Menguat dan Produksi Pangan Meningkat

Selaras dengan Falsafah dan Jati Diri Masyarakat Sumbawa

Lebih lanjut, Sekda Sumbawa menegaskan bahwa semangat membumikan Al-Qur’an dan Hadits selaras dengan falsafah masyarakat Sumbawa, “Adat Barenti ko Syara’, Syara’ Barenti ko Kitabullah.”

Falsafah tersebut menegaskan eratnya hubungan antara adat, syariat, dan tuntunan Kitabullah dalam kehidupan masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang beriman, berakhlak, serta senantiasa berpedoman pada ajaran Al-Qur’an dan Hadits.

Ajak Seluruh Masyarakat Sukseskan MTQH I Kabupaten Sumbawa 2026

Pada kesempatan itu, Dr. H. Budi Prasetiyo juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan demi menyukseskan penyelenggaraan MTQH I Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2026.

Baca Juga:  Pulihkan Predikat Informatif, Pemprov NTB Perkuat Kapasitas PPID di Seluruh Perangkat Daerah

Ia berharap, pelaksanaan MTQH tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga mampu memperkuat syiar Islam serta mendorong pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadits dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui momentum MTQH I ini, semangat membumikan Al-Qur’an dan Hadits diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya menguatkan iman, membentuk akhlak, dan mewujudkan Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (*)