Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan mengawali roadshow di Kabupaten Bima. (Ist)
Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan mengawali roadshow di Kabupaten Bima. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta rombongan mengawali roadshow di Kabupaten Bima. Kunjungan silaturahim Hj Niken disambut oleh Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri bertempat di Ruang Kerja Bupati Bima, Selasa (25/7/2023).

Hj Niken menyampaikan bahwa rangkaian roadshow TP PKK dan Pokja Bunda PAUD NTB guna memperkuat sinergi dan menyatukan visi program PKK dengan Kabupaten/Kota se-NTB.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Niken mendorong kesiapan Kabupaten Bima dalam menyambut Survey Kesehatan Indonesia (SKI) yang akan segera dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. “Insya Allah kalau kerja keras yang baik, tidak akan mengkhianati hasil,” ujarnya.

Baca Juga:  Launching Aplikasi Kre Alang, Ketua Dekranasda Ajak Lestarikan Identitas Tau Samawa Melalui Digitalisasi

Begitu juga dengan program-program PKK seperti stunting, pernikahan anak hingga transisi PAUD-SD diharapkan Bunda Niken dapat terus terkoordinasi dengan baik dan menjadi fokus bersama.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bima, Hj. Indah Damayanti Putri didampingi sejumlah Kepala OPD Pemkab Bima, menyampaikan terima kasih atas perhatian TP PKK NTB terhadap Kabupaten Bima.

Seperti diketahui, pencegahan dan penurunan angka stunting masih menjadi isu nasional yang terus diperjuangkan di Indonesia. Saat ini, angka stunting Kabupaten Bima ada pada kisaran 11 persen.

Baca Juga:  Kemerdekaan RI ke-81, ISWARA NTB Bawa Semangat “Hijau Lingkungannya, Sehat Masyarakatnya” ke Desa Lantan

Dimana angka itu sudah dibawah target nasional tahun 2024, yakni 14 persen. Tak cukup dengan hasil itu, Bupati Indah menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menurunkan angka stunting di Kabupaten Bima.

Untuk itu, Bupati menyatakan kesiapan Pemkab Bima untuk bersinergi dan menyukseskan seluruh program PKK, terutama terkait stunting, pernikahan anak dan transisi PAUD-SD. “Pemkab Bima tidak hanya menunggu tapi akan menjemput bola, apa saja yang bisa disinergikan dengan PKK Provinsi,” jelasnya. (red)

Baca Juga:  Perluas Akses Pasar Wisata, Pemkab Sumbawa dan BAKTI Komdigi Dorong Pelaku Pariwisata Go Digital