
NUSRAMEDIA.COM -– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa kini sudah didepan mata. Tepat Pada 22 Januari 2026 besok, daerah berjuluk “Tana Intan Bulaeng” itu akan genap berusia 67 tahun.

Usia yang menandai kematangan sebuah daerah untuk terus berbenah, memperkuat fondasi pembangunan, dan menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Menjelang hari jadi tersebut, berbagai harapan terus mengalir dari putra-putri terbaik Sumbawa. Masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, hingga para pemimpin daerah menyuarakan doa.
Termasuk cita-cita agar Sumbawa semakin maju, unggul, sejahtera, dan mampu bersaing di tengah dinamika zaman. Salah satu suara harapan datang dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Takdir, S.E., M.M.Inov.
Ia menilai, momentum hari jadi bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi saat yang tepat untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen pembangunan jangka panjang.
“Di Hari Ulang Tahun Kabupaten Sumbawa, mari kita perkuat komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul—melalui pendidikan yang berkualitas, kesehatan yang merata, dan perlindungan sosial yang berkeadilan. Sumbawa maju dimulai dari manusianya,” ujar M. Takdir.
Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Jalan, jembatan, dan infrastruktur memang penting, namun kualitas manusia adalah fondasi utama yang menentukan arah masa depan daerah.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi prioritas utama, mulai dari pemerataan akses hingga peningkatan mutu pembelajaran. Anak-anak Sumbawa harus memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita, tanpa terhalang oleh jarak, kondisi ekonomi, maupun keterbatasan fasilitas.
Di bidang kesehatan, ia berharap pelayanan semakin merata hingga ke pelosok desa, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan medis yang layak. Sementara itu, perlindungan sosial harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, agar tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan.
“Ulang tahun daerah adalah momen untuk meneguhkan kembali jati diri kita sebagai orang Sumbawa: bekerja keras, saling menjaga, dan berani bermimpi besar untuk tanah kelahiran,” tambah Legislator PKS tersebut.
Memasuki usia ke-67, Sumbawa diharapkan tidak hanya semakin dewasa secara administratif, tetapi juga semakin kuat secara sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat diyakini mampu membawa Sumbawa melangkah lebih jauh.
Hari jadi ke-67 bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk babak baru pembangunan. Babak di mana Sumbawa tidak hanya dikenal karena alamnya yang indah, tetapi juga karena manusianya yang cerdas, sehat, berdaya, dan bermartabat. (*)













