Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan di Tana Samawa.

Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat melalui kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Budi Sastrawan, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa memajukan pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana.

Oleh karenanya, menurut Kadis, dibutuhkan kerja bersama lintas sektor agar tujuan besar menciptakan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing dapat terwujud.

Baca Juga:  Dikpora NTB Gandeng Densus 88 Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Terorisme Menuju Indonesia Emas 2045

“Memajukan pendidikan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ini membutuhkan komitmen, sinergitas, dan kolaborasi dari seluruh elemen,” ujar Budi Sastrawan.

Ia menekankan bahwa esensi pendidikan tidak cukup hanya dibebankan kepada guru dan sekolah semata. Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

“Ketika kita berbicara kemajuan pendidikan, kata kuncinya adalah kolaborasi. Urusan pendidikan ini tidak murni tanggung jawab pemerintah, sekolah, atau guru saja, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua,” tegasnya.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, Perkuat Pembiayaan dan Remitansi PMI NTB

Lebih lanjut, Budi Sastrawan menjelaskan bahwa peran masyarakat hingga tingkat akar rumput sangat menentukan keberhasilan pembangunan pendidikan yang lebih maju.

Dukungan orang tua, lingkungan sosial yang kondusif, serta partisipasi dunia usaha dinilai mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

“Karena itulah penting bagi kita untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergitas. Memajukan dunia pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya lagi.

GERAKAN TERINTEGRASI JADI KUNCI

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Dikbud Budi Sastrawan juga menyoroti pentingnya gerakan terintegrasi dalam pembangunan pendidikan di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga:  Widyaiswara dan Masa Depan ASN : Dari Jamnas NTB, Inovasi Jadi Kekuatan Birokrasi

Budi sapaan akrab Kadis Dikbud Sumbawa itu disapa menilai, tanpa keterpaduan program dan kebijakan, percepatan kemajuan pendidikan akan sulit dicapai secara optimal.

“Gerakan itu harus terintegrasi. Semua pihak harus berjalan seirama, memiliki visi yang sama, sehingga harapan besar kita untuk percepatan pendidikan yang lebih maju dapat terwujud,” tandasnya.

Melalui semangat kolaborasi dan integrasi tersebut, Dikbud Kabupaten Sumbawa optimistis kualitas pendidikan di Tana Samawa akan terus meningkat dan mampu menjawab tantangan zaman. (*)