Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Bupati H. Jarot bersama keluarga melaksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Nurul Huda, Rabu (27/5), didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, unsur Forkopimda, para asisten Sekda, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Sholat Idul Adha diimami Ustadz H. Muhammad Jama’an, M.Y., sementara khutbah Idul Adha disampaikan oleh Ustadz H. Nasrullah, S.Sos.I.

Dalam sambutannya, Bupati H. Jarot menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, kemuliaan hidup tidak diukur dari banyaknya harta atau jabatan yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar keikhlasan seseorang dalam berbagi dan berkorban demi kepentingan orang lain.

Baca Juga:  Cakupan Perlindungan Pekerja Rentan di Sumbawa Terus Diperluas

“Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan kepada kita tentang ketaatan, keikhlasan, dan pengorbanan yang dilandasi keyakinan penuh kepada Allah SWT. Nilai-nilai ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat saat ini,” ujarnya.

H. Jarot juga menyinggung kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Dalam situasi tersebut, ia mengingatkan agar masyarakat tidak kehilangan empati dan rasa peduli terhadap sesama.

“Jangan sampai takbir hanya bergema di masjid, tetapi tidak bergema dalam kepedulian sosial kita,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa kini memasuki tahun kedua kepemimpinan dengan fokus menjalankan 12 program unggulan dan 45 program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga:  NTB Jadi Tuan Rumah Forum Energi Terbarukan Internasional

Program tersebut mencakup penguatan sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, pengembangan hilirisasi dan ekonomi kerakyatan, hingga penguatan infrastruktur dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin pembangunan di Kabupaten Sumbawa tidak hanya memberikan nilai tambah dan daya saing, tetapi juga tetap menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang,” ungkapnya.

Dalam momentum Idul Adha tersebut, H. Jarot juga mengajak masyarakat mendoakan 330 jamaah calon haji asal Kabupaten Sumbawa yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan, kelancaran, dan kembali sebagai haji yang mabrur.

Ia turut menyampaikan duka cita atas wafatnya salah satu jamaah haji asal Sumbawa di Tanah Suci. Menurutnya, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.

Baca Juga:  Dua Ruang Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk, Pemprov NTB Pastikan Penanganan Korban

Selain itu, Bupati memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah melaksanakan ibadah qurban tahun ini. Ia menilai, qurban merupakan simbol nyata kepedulian sosial dan semangat berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat juga diajak untuk terus menjaga persaudaraan dan kebersamaan di Tana Samawa serta tidak membiarkan perbedaan pendapat memecah persatuan.

“Kalau Idul Fitri mengajarkan kita untuk saling memaafkan, maka Idul Adha mengajarkan kita untuk saling menguatkan dan saling mengorbankan ego demi kepentingan bersama,” tuturnya.

Pada Idul Adha tahun ini, Panitia Qurban Masjid Agung Nurul Huda tercatat akan menyembelih 14 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang dagingnya akan didistribusikan kepada masyarakat. (*)