Mewakili Kepala Dinas Dikpora NTB, Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan H. Tarmidzi, S.Kom., ME. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas generasi muda dengan menghadiri sekaligus mendukung pelaksanaan Program Lentera Sajang yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Selasa (8/7/2026) kemarin.

Kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas NW Sajang tersebut menjadi langkah nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah desa dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, khususnya melalui pendidikan Bahasa Inggris sebagai bekal menghadapi perkembangan sektor pariwisata.

Mewakili Kepala Dinas Dikpora NTB, Kabid Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan H. Tarmidzi, S.Kom., ME., secara resmi membuka Program Pendidikan Bahasa Inggris Lentera Sajang. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, merupakan kebutuhan penting bagi generasi muda Desa Sajang yang berada di kawasan wisata unggulan Sembalun.

Baca Juga:  Semangat Prestasi Bergelora, Ajang Talenta Puspresnas 2026 Tingkat Provinsi NTB Resmi Dibuka

Menurutnya, arah pembangunan Pemerintah Provinsi NTB saat ini berfokus pada pengembangan pariwisata berkualitas yang membutuhkan sumber daya manusia berdaya saing dan mampu berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

“Mahasiswa KKN Universitas Mataram harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Jadilah teladan, berbagi ilmu, dan terapkan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar H. Tarmidzi yang akrab disapa Mas Ajik.

Ia menambahkan, pembangunan pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memperkuat ekosistem desa wisata dan ekonomi kreatif melalui pemberdayaan pemuda sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Mas Ajik memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus semangat belajar. “Jangan pernah berhenti belajar, karena hidup tak pernah berhenti mengajar. Never stop learning, because life never stops teaching,” pesannya.

Baca Juga:  e-Monev KIP 2026 Resmi Diluncurkan, NTB Perkuat Pemerintahan Transparan dan Akuntabel

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN Universitas Mataram, Naval Gifari, menyampaikan bahwa Program Lentera Sajang diharapkan menjadi langkah awal dalam membekali anak-anak dan pemuda Desa Sajang dengan kemampuan dasar Bahasa Inggris sehingga mereka lebih siap menyambut perkembangan industri pariwisata.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dikpora NTB atas dukungan yang diberikan berupa bantuan papan tulis dan berbagai perlengkapan belajar mengajar yang akan menunjang keberlangsungan program tersebut.

“Kami berharap program ini mampu melahirkan generasi muda Desa Sajang yang percaya diri, memiliki kemampuan berbahasa Inggris, dan siap berkontribusi dalam membangun pariwisata daerah yang semakin maju,” ungkap Naval.

Baca Juga:  Sekda Abul Chair : NTB Punya Modal Sosial Besar Lahirkan Agen Perubahan Tanpa Pamrih

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Sajang, Hikmatul Arif, S.Pd., didampingi Kepala Dusun Sajang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Dikpora NTB dan mahasiswa KKN Universitas Mataram.

Ia berharap para pemuda Desa Sajang memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh agar mampu menguasai kemampuan berbicara, membaca, dan menulis dalam Bahasa Inggris yang nantinya dapat membuka peluang kerja lebih luas serta memudahkan mereka dalam mengakses perkembangan teknologi dan informasi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum dilanjutkan pembelajaran Bahasa Inggris yang dipandu oleh puluhan mahasiswa KKN Universitas Mataram yang terbagi dalam dua kelompok pengajar. Program pembelajaran ini direncanakan berlangsung selama 12 hari sebagai bagian dari upaya bersama mencetak generasi muda NTB yang unggul, berdaya saing, dan siap mendukung terwujudnya NTB Makmur Mendunia. (*)