
NUSRAMEDIA.COM — Ancaman kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Indonesia mendapat perhatian DPR RI. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu persoalan serius, mulai dari krisis air bersih hingga terganggunya produksi pangan.

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menyoroti perlunya langkah antisipasi pemerintah menghadapi dampak kekeringan yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya petani.
Menurut Johan, persoalan kekeringan tidak bisa hanya dipandang sebagai masalah ketersediaan air. Ketika pasokan air berkurang dalam waktu yang panjang, sektor pertanian menjadi salah satu yang paling rentan terdampak.
Kekeringan Bisa Berujung Gagal Panen
Keterbatasan air untuk lahan pertanian dapat mengancam produktivitas tanaman dan meningkatkan risiko gagal panen. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap ketahanan pangan.
Koordinasi Jadi Kunci
Johan juga menyoroti ancaman bencana lain yang dapat terjadi bersamaan, termasuk aktivitas erupsi gunung api. Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan kesiapan pemerintah dan koordinasi lintas sektor agar dampaknya terhadap masyarakat dapat ditekan.
“Penanganan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan lembaga terkait,” kata Johan dalam perbincangan yang ditayangkan dalam sebuah podcast.
Air Menipis, Ketahanan Pangan Ikut Terancam
Ia menilai langkah mitigasi harus dilakukan sebelum dampak bencana semakin meluas. Ketersediaan air bersih, kondisi irigasi, perlindungan terhadap petani serta kesiapan menghadapi bencana perlu menjadi bagian dari strategi pemerintah.
Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena sektor air dan pangan memiliki keterkaitan erat. Gangguan terhadap ketersediaan air dapat berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian dan pada akhirnya berpengaruh terhadap pasokan pangan masyarakat.
DPR Dorong Mitigasi Sebelum Dampak Meluas
Karena itu, Johan mendorong pemerintah memperkuat kebijakan mitigasi sekaligus memastikan bantuan dan perlindungan bagi masyarakat yang terdampak.
Menurutnya, penanganan bencana tidak semestinya hanya dilakukan setelah masyarakat mengalami dampak. Pemerintah perlu memperkuat sistem peringatan dini, kesiapan infrastruktur dan koordinasi antarlembaga untuk menghadapi berbagai risiko bencana.
Petani di Garis Depan Ancaman Kekeringan
Dengan ancaman kekeringan yang dapat berdampak pada air bersih dan produksi pangan, kesiapan pemerintah menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat tetap terlindungi sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional. (*)













