Studi Tiru Perlindungan Pekerja Rentan di Kota Makassar yang dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus memperkuat strategi pencegahan kemiskinan dengan mendalami model perlindungan pekerja rentan yang diterapkan Pemerintah Kota Makassar. Upaya tersebut dilakukan melalui Studi Tiru Perlindungan Pekerja Rentan di Kota Makassar yang dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., beberapa hari lalu.

Studi tiru ini diarahkan untuk menggali kebijakan dan praktik yang dapat memperkuat perlindungan masyarakat dengan penghasilan tidak tetap maupun kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami guncangan ekonomi. Bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa, perlindungan pekerja rentan merupakan bagian penting dari strategi agar kerentanan ekonomi tidak berkembang menjadi kemiskinan.

Baca Juga:  Berhasil Raih Peringkat 9, NTB Bangkit di MTQ Nasional XXXI

Perlindungan Sosial sebagai Strategi Pencegahan

Bupati Sumbawa menekankan pentingnya kebijakan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan. Perlindungan harus mampu memberikan jaminan ketika masyarakat menghadapi risiko sekaligus membuka ruang bagi peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat arah penanggulangan kemiskinan yang bersifat preventif. Masyarakat yang berada di garis kerentanan perlu mendapatkan perlindungan sebelum kehilangan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar akibat tekanan ekonomi, kehilangan pendapatan, maupun risiko sosial lainnya.

Belajar dari Praktik Baik Kota Makassar

Melalui pembelajaran di Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggali pola intervensi, perluasan akses perlindungan, serta penguatan sinergi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menjangkau pekerja rentan. Berbagai praktik tersebut selanjutnya akan dikaji untuk melihat kesesuaiannya dengan kondisi dan karakteristik masyarakat Sumbawa.

Baca Juga:  Ombudsman NTB Awasi Dugaan Keracunan Ratusan Korban MBG di Batukliang

Hasil studi tiru ini akan menjadi bahan bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam memperkuat kebijakan perlindungan sosial yang lebih terarah dan tepat sasaran. Implementasinya akan disesuaikan dengan kemampuan daerah, kebutuhan masyarakat, serta koordinasi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Komitmen Membangun Ketahanan Ekonomi Masyarakat

Dengan memperkuat perlindungan terhadap pekerja rentan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa mendorong agar kebijakan penanggulangan kemiskinan tidak hanya berorientasi pada penanganan kemiskinan yang sudah terjadi, tetapi juga memutus risiko agar masyarakat tidak jatuh ke kondisi yang lebih rentan.

Baca Juga:  NTB Perkuat Hilirisasi, Kemiri dan Vanili Resmi Menembus Pasar Amerika Serikat dan Jepang

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk membangun sistem perlindungan sosial yang lebih responsif, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (*)