
NUSRAMEDIA.COM — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memaksimalkan berbagai upaya untuk meningkatkan pelayanan kesamsatan sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTB.
Salah satu upaya yang digencarkan adalah memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan silaturahmi Bapenda Provinsi NTB dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Provinsi NTB, Hamid Fahmi Ardiyanto, S.E., M.Ec.Dev., berkoordinasi dengan Sekretaris serta Kepala Bidang Pengawasan Disnakertrans NTB terkait pemungutan Pajak Alat Berat (PAB).
Perkuat Koordinasi Pemungutan Pajak Alat Berat
Hamid mengatakan, koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung optimalisasi pemungutan Pajak Alat Berat di wilayah NTB.
“Koordinasi ini dilakukan untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung optimalisasi pemungutan PAB di wilayah NTB,” ungkap Hamid.
Menurut dia, upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi tersebut tidak hanya dilakukan dengan Disnakertrans NTB. Bapenda NTB juga menyambangi PT Adhi Karya dalam rangka sosialisasi pengenaan Pajak Alat Berat.
Sosialisasi kepada Perusahaan, Tingkatkan Pemahaman Perpajakan
Hamid menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pihak perusahaan mengenai ketentuan dan kewajiban perpajakan atas penggunaan alat berat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pihak perusahaan mengenai ketentuan dan kewajiban perpajakan atas penggunaan alat berat sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelasnya.
Melalui koordinasi dan sosialisasi tersebut, Hamid menegaskan bahwa Bapenda NTB berharap terbangunnya kolaborasi yang semakin baik dan kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
Dorong Optimalisasi Penerimaan Pajak dan PAD NTB
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan menjadi bagian dari upaya mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi NTB.
“Terutama dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTB,” demikian dikatakan Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda NTB tersebut. (*)












