Kegiatan sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta edukasi bijak bermedia sosial. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Upaya memperkuat mental, karakter, dan ketahanan generasi muda terus digencarkan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini, SMAN 1 Pemenang dan SMAN 1 Tanjung menjadi sasaran rangkaian sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta edukasi bijak bermedia sosial yang diselenggarakan Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Provinsi NTB bersama Satgaswil NTB Densus 88 Antiteror Polri.

Kegiatan bertajuk Jaga Masa Depan Pemuda NTB ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki mental tangguh, karakter kuat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial yang berpotensi mengancam masa depan mereka.

Perkuat Mental dan Karakter, Dorong Pelajar Berani Berprestasi

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Dikpora NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., ME, menegaskan pentingnya penguatan mental dan karakter bagi generasi muda. Ia mengajak para siswa untuk gemar berbagi ilmu dan hal-hal bermanfaat, tetap fokus mengejar prestasi, serta terus memperkuat karakter diri.

Pria yang akrab disapa Ajik ini menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut merupakan salah satu langkah pencegahan terhadap tindakan terorisme, aksi anarkis, dan perundungan. Kegiatan ini juga bertujuan mengasah minat belajar serta mendorong siswa agar aktif berorganisasi.

”Sosialisasi ini adalah upaya pencegahan dari tindakan Teroris Anarkis dan Perundungan juga guna mengasah minat belajar dan berorganisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah harus bertransformasi menjadi zona nyaman sekaligus tempat paling aman bagi anak-anak untuk membentuk karakter dan mengembangkan potensi diri.

Baca Juga:  Kacang Mete NTB Curi Perhatian Buyer Internasional, Songgajah Buka Peluang Kemitraan di TEI 2026

Menurutnya, langkah pencegahan radikalisme menjadi kunci penting agar siswa dapat meraih prestasi secara maksimal, sekaligus mendukung terwujudnya misi NTB Makmur Mendunia.

Ajik juga mendorong seluruh siswa SMAN 1 Pemenang dan SMAN 1 Tanjung agar berani keluar dari zona nyaman selama menuntut ilmu. Pembentukan mental yang kuat, tegasnya, tidak hanya bertumpu pada pencapaian akademik di dalam kelas, tetapi juga melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi.

Densus 88 Tekankan Peran Sekolah dan Keluarga

Perwakilan Densus 88 Antiteror Polri wilayah NTB, Briptu Panji Ramadhan Abdilah, menyampaikan bahwa sekolah dan lingkungan keluarga memiliki peran sentral dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham radikal.

Upaya pencegahan radikalisme, menurutnya, tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah. Langkah tersebut harus dimulai dari ruang kelas dan lingkungan rumah agar generasi muda mendapatkan perlindungan serta pemahaman yang memadai sejak dini.

Pemaparan pesan edukatif kemudian diperkuat oleh Briptu Lalu Naufal agar lebih mudah dipahami oleh siswa-siswi SMA/SMK sederajat. Selain membahas bahaya terorisme, kegiatan ini juga mengupas berbagai ancaman lain yang berpotensi merusak masa depan remaja.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan dialog interaktif dan sesi tanya jawab untuk menggali potensi siswa-siswi SMAN 1 Pemenang maupun SMAN 1 Tanjung.

Perlindungan pelajar menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen memastikan proses belajar siswa berjalan lancar tanpa hambatan sosial maupun ancaman paham radikal.

Baca Juga:  Johan Rosihan : Jangan Biarkan Mantan Narapidana Terus Menjalani Hukuman Sosial

Puteri Remaja NTB Gaungkan Stop Narkoba, Pernikahan Dini, dan Bullying

Pesan penguatan karakter juga disampaikan oleh dua finalis Paguyuban Putri Remaja Indonesia NTB, yakni Bunga Nirmala Hidayah dan Nitya Puteri Remaja Advokasi NTB 2026.

Keduanya menyampaikan materi secara lugas mengenai bahaya pernikahan dini, kampanye stop narkoba, hingga gerakan stop bullying yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Kehadiran mereka menjadi bagian dari pendekatan edukasi yang melibatkan figur muda untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada para pelajar, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan karakter generasi muda.

Nitya Puteri Remaja Advokasi NTB 2026 dan Bunga Puteri Remaja Indonesia Persahabatan NTB 2026 turut hadir dalam kegiatan di SMAN 1 Pemenang.

Sementara itu, pada kegiatan di SMAN 1 Tanjung, hadir pula Bintang, The Winner Putri Pariwisata KLU, yang memberikan paparan untuk membakar semangat para siswa agar semakin aktif mengembangkan potensi diri.

Inspirasi Program Membaca dan Penguasaan Bahasa Inggris

Selain edukasi pencegahan radikalisme dan penguatan karakter, kegiatan di SMAN 1 Tanjung juga menghadirkan Ihsan Tanjung, pemuda yang lolos program AIYEP (Australia-Indonesia Youth Exchange Program), sebuah program pertukaran pemuda antara Indonesia dan Australia, yang dijadwalkan berangkat pada 3 November mendatang.

Kehadiran Ihsan diharapkan dapat menginspirasi siswa-siswi untuk berani mengembangkan kemampuan diri, khususnya melalui program membaca bagi anak-anak dan program penguasaan bahasa Inggris.

Baca Juga:  Cukli Lombok Tembus Trade Expo Indonesia 2026, Bawa Kriya NTB Menuju Pasar Dunia

Paparan Bintang, The Winner Putri Pariwisata KLU, turut membangkitkan semangat siswa-siswi SMAN 1 Tanjung agar bersedia mengikuti program membaca anak. Sementara itu, pengalaman Ihsan melalui program AIYEP dengan tujuan Australia menjadi dorongan bagi para pelajar untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan memperluas wawasan.

Kehadiran para pemuda berprestasi ini memperkaya rangkaian kegiatan dengan pesan bahwa masa depan dapat dibangun melalui pendidikan, pengembangan karakter, keberanian mencoba hal baru, serta kemauan untuk terus belajar.

Kolaborasi Berlanjut ke Lombok Timur

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan terbentuk generasi muda NTB yang memiliki mental tangguh, karakter kuat, terhindar dari paham intoleransi dan radikalisme, serta bijak dalam berinteraksi melalui media sosial.

Program sosialisasi ini rencananya akan berlanjut ke Lombok Timur pada minggu depan sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi dan penguatan karakter pemuda di NTB.

Tim pelaksana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala SMAN 1 Pemenang, Bapak Yusran Hadi, dan Kepala SMAN 1 Tanjung, Ibu Fatmawati, atas sambutan luar biasa yang diberikan selama pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi antara Dinas Dikpora NTB, Densus 88 Antiteror Polri, pihak sekolah, serta para pemuda berprestasi diharapkan terus memperkuat upaya bersama dalam menjaga masa depan generasi muda NTB agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berkarakter, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi daerah maupun bangsa. (*)