HEADLINE

50 Persen Mata Air di NTB Rusak : “Mari Rawat Lingkungan Untuk Anak Cucu”

118
Ilustrasi Mata Air. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Demi masa depan anak cucu dimasa mendatang, menjaga dan merawat lingkungan adalah tanggungjawab bersama. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah.

Menurut orang nomor dua di NTB tersebut, persoalan lingkungan sangat penting dijadikan perhatian bersama. “Jadi masalah lingkungan ini, merupakan hal yang tidak main-main. Butuh kesadaran semua pihak untuk menyelesaikannya,” ujarnya.

Permasalahan lingkungan, sambung Ummi Rohmi kerap Wagub NTB disapa, khususnya sampah tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan masalah baru bagi lingkungan. Yakni, sebut dia, seperti rusaknya ekosistem lingkungan, tercemarnya air, polusi udara, hingga pemanasan global.

Baca Juga:  Johan Rosihan Siap Dukung Komoditas Lokal di Pulau Sumbawa

Oleh karenanya, Wagub mengajak agar masyarakat, terlebih generasi muda di NTB untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan. “Mari syukuri nikmat Tuhan dengan cara merawat lingkungan demi kualitas lingkungan untuk anak cucu dimasa mendatang,” ajaknya.

Cara sederhana dalam mendukung pemerintah menyelesaikan masalah sampah, kata Wagub, yakni dengan memilah sampah dari rumah. Karena menurut dia, kunci atau solusi masalah sampah (organik/non organik) dengan cara memilah dari sumbernya langsung yakni rumah.

“Buktinya sudah ada kok, sampah organik melalui Black Soldier Fly (BSF) bisa jadi pelet, maggot dan pupuk organik dan Insya Allah pada tahun ini akan di bangun pabrik RDN untuk mengelolah sampah menjadi bahan bakar,” pungkasnya.

Baca Juga:  Mori Hanafi Maju DPR RI?

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Duta Lingkungan NTB Lalu Amrillah menyebutkan bahwa, sekitar 50 persen mata air di NTB sudah rusak bahkan hilang akibat terkikisnya ekositem lingkungan.

Dia pun merasa terpanggil untuk melakukan gerakan penghijauan guna menyelamatkan ekosistem lingkungan yang tersisa. “Untuk menjaga mata air, hampir dua sampai tiga kali setiap bulannya kami melakukan penghijauan,” ungkap Amrillah. (red) 

Artikel sebelumyaNTB Siapkan Strategi Perpanjang Durasi Kunjungan Wisatawan
Artikel berikutnyaKetua DPRD Lombok Utara Berbagi Pengalaman di Fisipol Ummat