
NUSRAMEDIA.COM — Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Kabupaten Sumbawa terus mematangkan berbagai persiapan menjelang kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa yang telah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Berbagai aspek teknis dan pelayanan dipastikan siap guna menjamin proses penjemputan dan pemulangan jamaah berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Persiapan Penjemputan Jamaah Haji yang digelar pada Senin (15/6/2026). Jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 bersama jamaah dari Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Bima.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, H. Ardi Suzami, S.EI., M.M.Inov., usai rapat menyampaikan bahwa jamaah dijadwalkan tiba di embarkasi asrama haji pada 19 Juni 2026 dan akan diterima terlebih dahulu oleh panitia embarkasi.
“Setibanya di embarkasi, seluruh jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan kembali sebagai bagian dari prosedur pemulangan. Setelah itu, jamaah akan diserahkan kepada panitia daerah untuk dipulangkan ke Kabupaten Sumbawa,” jelasnya.
Menurut Ardi Suzami, rombongan jamaah haji dijadwalkan berangkat menuju Sumbawa pada pukul 22.30 Wita. Untuk memudahkan pelayanan kepada keluarga dan masyarakat, jamaah yang berasal dari wilayah barat Kabupaten Sumbawa, seperti Kecamatan Alas Barat, Alas, Buer, dan Utan, akan diturunkan terlebih dahulu di kantor camat masing-masing sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir.
Ia menjelaskan, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa pada musim haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebanyak 328 orang. Namun, dua jamaah dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, yakni Muhammad Dowasi dari Kecamatan Lunyuk dan Bennu Yasin Masalindri Abu dari Kecamatan Maronge.
“Atas nama Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumbawa, kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya dua jamaah haji asal Kabupaten Sumbawa. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran proses pemulangan, panitia telah menyiapkan armada transportasi berupa enam unit bus dan 13 unit travel yang akan digunakan mengantarkan jamaah menuju berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa.
KHU Kabupaten Sumbawa juga terus berkoordinasi dengan panitia daerah, instansi terkait, tenaga kesehatan, serta unsur keamanan guna memastikan seluruh rangkaian kepulangan jamaah berjalan sesuai rencana.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KHU Kabupaten Sumbawa berharap seluruh jamaah dapat kembali ke kampung halaman dengan selamat, sehat, serta membawa predikat haji yang mabrur setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. (*)













