HEADLINE

Pembangunan Sirkuit MXGP Samota Capai 60 Persen

212
Kepala Dinas PUPR NTB sekaligus Komandan Lapangan MXGP Samota, Ir Ridwan Syah

NUSRAMEDIA.COM — Pembangunan arena Rocket Motor Circuit Motocross Grand Prix (MXGP) Samota, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat terus dikebut. Bahkan kini telah mencapai 60 persen.

“Progres pengerjaan seluruh fasilitas utama dan pendukung Rocket Motor Circuit MXGP Samota, sudah mencapai 60 persen bahkan lebih,” kata Komandan Lapangan MXGP Samota, Ridwan Syah, Selasa (7/6) di Mataram.

Hingga saat ini, diungkapkannya, sejumlah alat berat dan para pekerja terus beroperasi siang dan malam untuk memastikan penyelesaian arena Rocket Motor Circuit MXGP Samota.

Baca Juga:  Seluruh Anggota F-PKB Diinstruksikan Jangan Latah

Kemudian progres pembangunan track seperti Skybox sudah 60 persen, Tribun VIP 50 persen, Paddock 60 persen, Bike Wash 80 persen dan Pit Line 60 persen.

Sedangkan infrastruktur pendukung, masih kata pria yang kerap disapa Dae Iwan ini, seperti pembangunan untuk fasilitas air bersih sudah mencapai 98 persen.

Tak hanya itu, pengerjaan untuk listrik 80 persen, pembangunan jalan 80 persen, toilet 20 persen dan persediasn tempat parkir sudah mencapai 20 persen.

Lebih lanjut disampaikannya, adapun pembangunan jalan alternatif menuju sirkuit, seperti jalan Penyaring-Labu Sawo sudah 50 persen rampung.

Baca Juga:  Sekda Tepis Isu Pemekaran Provinsi NTB : "Menjurus Hoax"

Selanjutnya, jalan Bukit Permai-Simpang Boak 15 persen, Kebayan-Bukit Permai 35 persen dan Klapis 15 persen. Termasuk penerangan jalan umum jembatan Samota menuju venue dalam proses pemasangan.

“Insya Allah on progres, pembangunan ini akan sesuai dengan jadwal awal,” kata Dae Iwan yang juga menjabat saat ini sebagai Kepala Dinas PUPR NTB tersebut.

Sirkuit MXGP Samota memiliki 9 jumping dengan panjang lintasan 1,8 Km, akan berlaga 34 crosser, dari 24 tim, di 20 negara yang akan ambil bagian diajang ini.

Baca Juga:  Sebanyak 7 Mahasiswa Undikma Jadi Tersangka

Perhelatan MXGP Samota sangat dinanti, karena landscape dan background pemandangannya lautan yang biru dan indah, dengan latar belakang Gunung Tambora, Pulau Moyo dan Teluk Saleh.

“Yang pasti, kami terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan semua steakholder,” kata pria kelahiran asal Kabupaten Dompu tersebut.

“Untuk memastikan event yang akan mendongkrak kunjungan wisata dan ekonomi masyarakat Pulau Sumbawa, NTB umumnya sukses terselenggara,” demikian Dae Iwan menambahkan. (red) 

Artikel sebelumyaAbdul Hadi : “Dari Pada Cari Kesalahan, Lebih Baik Cari Kebaikan Untuk Didukung Lebih Banyak”
Artikel berikutnyaDisnakeswan NTB Diminta Cekatan Sikapi PMK