HEADLINE

Pemda Sumbawa Kucurkan Rp1,8 Miliar

Wakil Bupati Sumbawa-Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd beserta rombongan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Darusalam di Desa Lape Dete, Kecamatan Lape. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Wakil Bupati Sumbawa-Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd beserta rombongan melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Darusalam di Desa Lape Dete, Kecamatan Lape, Jum’at malam (22/03/2024) kemarin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa di kecamatan lape kondisi wilayahnya cukup aman dan kondusif semua ini berkat kerjasama semua pihak. Sehingga tercipta lingkungan yang aman pada bulan Ramadhan ini.

Dijelaskannya, tujuan dari safari ramadhan ini adalah ingin melihat secara langsung keadaan dan kondisi masyarakat yang ada Kecamatan Lape agar program-program yang pernah dilaksanakan pernah diberikan baik itu bantuan dari Pusat, Provinsi maupun yang ada di Sumbawa betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat kecamatan lape.

Baca Juga:  Fud-Aher Makin Pede Menangkan Pilkada KSB : "Alhamdulillah, Terimakasih Pak Prabowo"

“Pada tahun kemarin 2023 kalau tidak salah ada bantuan Pemkab Sumbawa yaitu bantuan UPLAND berupa tanam bawang dimana saya cukup ketahui dan saya sering turun ke lapangan ada di Desa Hijrah, Desa Labu Kuris, Desa Dete anggarannya itu hampir 2,7 miliar untuk Kecamatan Lape saja itu bentuk komitmen pemerintah Mo-Novi dimana program unggulannya yang taglinenya Sumbawa Gemilang yang Berkeadaban,” tuturnya.

“Jadi mohon kepada kelompok yang sudah diberikan bantuan tahun kemarin bisa dilaksanakan mau jadi contoh kepada desa-desa yang lainnya karena mulai dari bibit, sumur bor dangkal dan dalam sampai alsintan kami berikan kepada kelompok-kelompok UPLAND itu semua adanya kerjasama pemerintah yang ada di pusat sampai tingkat Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Baca Juga:  Persiapan Deklarasi Jarot-Ansori Dimatangkan

Diungkapkannya, pemerintahan saat ini memang bekerja tidak sampai selama 5 tahun dikarenakan adanya regulasi dan aturan Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Sehingga pemerintahan hanya dapat bekerja selama 3 tahun saja.

Terhadap kondisi ini, 10 program unggulan dari pemerintahan Mo-Novi belum dapat terlaksana seluruhnya dan pihaknya meminta permohonan maaf. “Pada kesempatan ini saya bicara tentang pendidikan, alhamdulillah di tahun ini Desa Lape dapat bantuan hampir 1,8 miliar lebih untuk sekolah yang ada di Ai Mual terdiri dari ruang kelas, ruang UKS, jamban dan lain sebagainya itu itu semua bantuan DAK sebesar Rp 1,87 miliar,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Kempo Ingin Lebih di PON XXI Aceh-Sumut