HEADLINE

Pernyataan Sikap Politik Rohmi Sesuai Harapan PKS

KETERANGAN FOTO DARI KIRI : Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Bali-Nusra, H. Johan Rosihan, Dr. H. Zulkieflimansyah dan H. Suhaili FT. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Setelah mengetahui secara jelas sikap sekaligus mendengar pernyataan politik dari Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) langsung angkat bicara.

Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Bali-Nusra, H. Johan Rosihan menyambut baik dan menghormati pernyataan sikap politik dari Rohmi.

Terkait hal ini, menurut pria yang juga anggota DPR RI jebolan dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 1 Pulau Sumbawa itu, bahwa PKS menyikapinya biasa-biasa saja.

Bahkan, pihaknya mengaku senang mendengar adanya pernyataan tersebut. Dimana Rohmi akhirnya menyatakan maju sebagai Bacalon Gubernur didampingi Dr. H. W. Musyafirin sebagai wakilnya.

“Luar biasa, saya sangat senang sekali mendengar pernyataan beliau Ummi Rohmi Djalillah. Sebuah sikap politik yang tegas mewakili entitas politik, budaya dan kaum yang beliau wakili,” ujarnya kepada NUSRAMEDIA, Senin (27/05/2024).

Menurut Johan Rosihan, bahwa sikap yang ditunjukkan Rohmi juga penting sebagai penegasan sikap yang ditunggu oleh banyak pihak, termasuk PKS sendiri.

“Sikap ini juga penting untuk menegaskan sikap yang banyak ditunggu oleh banyak pihak termasuk kami di PKS. Kami memulai dengan baik, merawatnya juga dengan baik, tentu kalaupun berakhir, juga berakhir dengan baik,” tuturnya.

Upaya baik itu, kata anggota Komisi IV DPR RI tersebut, terungkap pula bahwa Rohmi mengaku telah berkomunikasi baik dengan Dr. H. Zulkieflimansyah Bacalon Gubernur Petahana dari PKS.

“Tadi beliau ceritakan kepada kita, bahwa beliau sudah berkomunikasi dengan baik dengan Doktor Zul. Tentu itu juga upaya dari beliau (Rohmi) untuk berakhir juga secara baik-baik. Jadi upaya dan harapan kami sama dalam hal ini,” kata Johan Rosihan.

Baca Juga:  Apapun Keputusan DPP PPP, Muzihir Tegaskan Sami'na Wa Atho'na

Oleh karenanya, menurut dia, terpenting saat ini adalah semuanya bisa berlomba dalam kebaikan. “Sekarang yang paling penting adalah bagaimana kita berfastabiqulkhairat dalam memajukan NTB yang kita cintai secara bersama-sama,” jelasnya.

“Kedua pihak pun saat ini sudah memiliki pasangan masing-masing (kabarnya Zul-Suhaili dan Rohmi-Firin) itu sebagai tanda bahwa kedua beliau ini adalah orang baik dan masih sangat diharapkan oleh masyarakat NTB untuk memimpin NTB kita,” imbuhnya.

Kembali ditegaskan Johan Rosihan, bahwa sejatinya PKS sangat menghargai, menghormati dan menyikapi hal ini biasa-biasa saja. Terlebih sebuah dinamika dalam sebuah kontestasi politik.

Sedangkan dalam mengantisipasi segala kemungkinan, menurut Johan Rosihan, pihaknya dalam hal ini PKS bersama-sama Dr. Zulkieflimansyah sudah dibahas dari jauh harinya secara marathon.

“Kami PKS menyikapi ini dengan biasa saja sebagai sebuah dinamika sekaligus harmoni demokrasi. Kami sudah bicarakan ini secara maraton dengan Dr. Zulkieflimansyah,” tegasnya.

“Dan kami selanjutnya akan melanjutkan komunikasi dengan semua pihak yang ingin mendampingi Doktor Zul, untuk memenangkan Pilkada Gubernur (NTB) 2024 ini,” demikian Johan Rosihan menambahkan.

PERNYATAAN SIKAP POLITIK ROHMI

Untuk diketahui, sebelumnya Rohmi dalam sebuah video unggahan melalui akun resmi facebooknya telah menyatakan sikap politiknya dalam menghadapi Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur NTB 2024 ini.

Baca Juga:  PKB Penentu Terjadinya Dua atau Tiga Paslon di Pilgub NTB

Secara terbuka, ia menegaskan untuk maju sebagai Bacalon Gubernur NTB, yang mana akan didampingi oleh Dr. H. W. Musyafirin (Bupati Sumbawa Barat Dua Periode) sebagai wakilnya (Rohmi-Firin). Artinya, pasangan Zul-Rohmi Jilid II dinyatakan pisah.

Menurut dia, keputusan atau sikap politik yang diambil telah melalui pembahasan sekaligus pertimbangan yang matang. Yakni dengan mencermati perkembangan dinamika sekaligus mendengar berbagai percakapan dan dialog yang berkembang.

Terutama dalam menerima serta mempertimbangkan saran nasihat dan aspirasi dari berbagai tokoh. Yakni baik itu dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan masyarakat luas.

Bahkan ia mengaku telah bersilaturahim dengan Dr. H. M. Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang/TGB) yang tak lain adalah Ketua Umum PB NWDI sekaligus Ketua Harian Nasional DPP Perindo.

“Setelah saya bersilaturahim dengan Bapak Tuan Guru Bajang Dr. H. M. Zainul Majdi dengan senantiasa memohon ridho Allah Subhanahuwata’ala, saya memantapkan diri untuk berikhtiar menjadi Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat 2024-2029,” katanya.

“Berpasangan dengan Bapak Dr. H. Musyafirin Bupati Kabupaten Sumbawa Barat dua periode. Saya juga sudah berkomunikasi dan menyampaikan sikap politik ini pada sahabat saya Dr. Zulkieflimansyah,” sambungnya.

Menurut Rohmi pernyataan sikap politiknya itu pula disambut baik oleh Doktor Zul. “Alhamdulillah, beliau sangat memaklumi mengerti dan ikhlas atas sikap dan keputusan yang saya ambil,” ujarnya dalam sebuah video yang diunggah tersebut.

“Demikian, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keberkahan atas ikhtiar yang saya ambil ini menuju transformasi kehidupan bersama masyarakat NTB menjadi maju dan berdaya saing,” demikian Rohmi.

Baca Juga:  Sambut 1 Muharram, Diskominfotik NTB Gelar Pengajian Bersama

ZUL-SUHAILI SEGERA DEKLARASI

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur NTB Periode 2018-2023 Dr. H. Zulkieflimansyah dikabarkan akan berpasangan dengan Eks Bupati Lombok Tengah dua periode, Suhaili FT.

Kabar tersebut disampaikan adik kandung sekaligus Tim Pemenangan Suhaili, Achmad Puadd Fadhil Thohir. Puadd mengatakan Golkar sudah menugaskan Suhaili untuk berkoalisi dengan kandidat lain dan partai lainnya.

“DPP Golkar sudah panggil Suhaili. Beliau diperintahkan untuk maju pada Pilkada NTB. Kalau rekomendasi tertulis, belum,” kata Puadd disadur dari koranmandalika.com.

Dia mengungkapkan Bang Zul/Doktor Zul sapaan akrab Zulkieflimansyah sudah membangun koalisi dengan Suhaili. Pertemuan sudah dilakukan untuk mematangkan dua tokoh ini maju dalam bursa Pilgub NTB 2024.

“Sudah ada komunikasi antara Dr Zul dan Suhaili,” ujarnya. Jika tidak ada aral melintang, pasangan ini akan deklarasi pekan depan. Ini kata Puadd selaras dengan keinginan Golkar untuk segera deklarasi.

“Suhaili diperintahkan partai segera deklarasi. Insyaallah, minggu depan Zul-Suhaili deklarasi,” ujarnya. Sebelumnya, hasil survei juga menempatkan Suhaili sebagai calon yang cukup diidolakan publik. Namanya bertengger di bawah nama Bang Zul.

Beberapa hari belakangan ini juga, netizen sering memberi sinyal bahwa pasangan ini akan berkoalisi di Pilkada NTB. Bahkan slogan “Bang Abah” ramai di publik yang diartikan sebagai Bang Zul dan Abah Uhel. (red)