

NUSRAMEDIA.COM — Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Amar Nurmansyah dan Hanipah W Musyafirin (Amar-Hanipah) secara resmi telah mengantongi SK dukungan dari DPP PKS untuk maju di Pilkada Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) 2024.
SK dukungan resmi itu diserahkan langsung oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu didampingi Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah (BPW) Bali-Nusra (Bali, NTB dan NTT), Johan Rosihan pada Selasa siang 2 Juli 2024 di Jakarta.
Turut hadir membersamai dimomen ini, Ahmad Tauhid selalu Ketua Desk Pilkada PKS Nusa Tenggara Barat. Hal itupun dibenarkan oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Norvie Aperiansyani.
Dikesempatan ini, Norvie Aperiansyani mengungkapkan secara eksplisit terkait jatuhnya SK DPP PKS kepada bapaslon Amar-Hanipah itu. Menurut dia, semuanya sudah sesuai mekanisme yang berlaku.
“SK DPP PKS ke Bapak H. Amar Nurmansyah, S.T.,M.Si dan Ibu Hj. Hanipah, S.Pt. sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di internal PKS,” tegas Ketua PKS Sumbawa Barat itu kepada NUSRAMEDIA.
Dijelaskan oleh Norvie kerap ia disapa, bahwa proses itu berawal dari DPTD PKS Sumbawa Barat telah menjalankan proses penjaringan dan penyaringan sesuai dengan mekanisme partai.
Dimana yang diatur dalam Panduan Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera Nomor 6 Tahun 2021 tentang Pemenangan Partai Keadilan Sejahtera Dalam Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2024.
“Berdasarkan hasil dari penjaringan dan penyaringan tersebut, DPTD PKS KSB merekomendasikan nama nama bacakada (bakal calon kepala daerah) ke DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) PKS NTB,” terangnya.
“Dan dari DPW PKS NTB nama-nama tersebut di serahkan ke DPP. Kemudian DPP PKS mengeluarkan Surat rekomendasi pada tanggal 20 Desember 2023 kepada Paslonkada KSB Bapak Amar dan Ibu Hanipah,” imbuhnya.
Setelah itu, masih kata Norvie Aperiansyani, dari rekomendasi tersebut, di kuatkanlah dengan di keluarkannya Surat Keputusan (SK) pada tanggal 11 Juni 2024 lalu. Oleh karenanya, keputusan ini tentu dalam rangka menjaga marwah partai itu sendiri.
“Artinya, keputusan akhir dari DPP dalam bentuk SK sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” tegas Ketua DPD PKS KSB tersebut. Disisi lain, dia juga mengaku menyadari betul dampak dari keputusan ini.
“Kami juga menyadari dampak dari keputusan ini banyak menimbulkan pertanyaan dari masyarakat tentang sikap politik PKS terkait Pilkada, terutama terkait Pilgub (Pemilihan Gubernur NTB),” tuturnya.
Diketahui, diawal PKS sendiri juga telah mengeluarkan SK kepada salah satu kader terbaiknya untuk kembali maju bertarung di Pilkada NTB tahun ini, yakni Eks Gubernur NTB Zulkieflimansyah.
Norvie Aperiansyani menggarisbawahi, bahwa arah dan sikap PKS di Pilkada NTB sudah sangat jelas. Bahkan pihaknya menyakatakan kesiapan akan “All Out” memenangkan Bakal Calon Gubernur Petahana Zulkieflimansyah di Pilkada NTB tahun ini.
Malah pihaknya menegaskan bakal berikhtiar maksimal untuk memenangkan Zulkieflimansyah dengan siapapun pasangannya. “Bagi kami jelas, bahwa semua kader dan simpatisan PKS akan allout memenangkan Bang Doktor Zulkieflimansyah sebagai gubernur NTB dengan siapapun pasangannya,” pungkasnya. (red)













