Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bunda Hj. Sinta Agathia M Iqbal. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bunda Hj. Sinta Agathia, berpesan kepada anak-anak yatim agar memanfaatkan uang belanja Lebaran dengan bijak.

Ini agar dapat membeli kebutuhan yang bermanfaat dalam jangka panjang. Pesan tersebut disampaikan saat kegiatan Belanja Lebaran Bersama Anak Yatim.

Yakni digelar di Lombok Epicentrum Mall, Mataram pada Minggu (8/3/2026). Bunda Sinta mengingatkan anak-anak agar memilih pakaian yang tidak hanya dipakai saat Hari Raya.

Tetapi, sambung dia, juga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan sehari-hari. “Kalau mau dibelikan perlengkapan Lebaran, beli baju yang bisa dipakai terus menerus dan untuk berbagai kegiatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Empat Proyek Perubahan PKN II Resmi Diluncurkan, Bupati Jarot Perkuat Inovasi Pelayanan Publik

“Bukan baju yang hanya untuk perayaan. Dengan begitu, setiap kali dipakai bisa menjadi kenangan dan motivasi untuk menjadi lebih baik,” sambung Bunda Sinta yang juga merupakan istri Gubernur NTB tersebut.

Program Belanja Lebaran Bersama Anak Yatim ini diselenggarakan oleh LAZ DASI NTB PT BPRS Dinar Ashri (Bank Dinar) sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

Tahun ini sebanyak 50 anak yatim terpilih diajak berbelanja kebutuhan Lebaran di Lombok Epicentrum Mall. Masing-masing anak mendapatkan uang belanja sebesar Rp500 ribu untuk membeli pakaian maupun perlengkapan Lebaran lainnya.

Baca Juga:  Pelatihan Calon PMI NTB, Gubernur Iqbal Tekankan Budaya Kerja dan Investasi Masa Depan

Kegiatan ini bertujuan memberikan kebahagiaan serta pengalaman berharga bagi anak-anak yatim dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, sehingga mereka juga dapat merasakan kebahagiaan dan kehangatan Ramadhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Sosial, Direktur LAZ DASI NTB, perwakilan Bank Dinar, serta para pendamping anak yatim yang ikut mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim, semakin tumbuh di tengah masyarakat. (*) 

Baca Juga:  Launching Aplikasi Kre Alang, Ketua Dekranasda Ajak Lestarikan Identitas Tau Samawa Melalui Digitalisasi