
NUSRAMEDIA.COM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung kondisi jalan di kawasan Peruak Brang Treng, ruas Batu Dulang menuju Desa Tepal, Kabupaten Sumbawa.
Nampak Gubernur Iqbal turut didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori. Ini menjadi bagian dari upaya memastikan perkembangan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi jalur strategis bagi konektivitas wilayah selatan Sumbawa.
Puluhan Tahun Menghadapi Keterbatasan Akses
Gubernur Iqbal mengatakan, masyarakat Batu Dulang dan Tepal selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses transportasi. Kondisi itu kerap menyulitkan warga saat membutuhkan layanan kesehatan maupun mengangkut hasil pertanian.
“Dulu waktu kampanye saya datang ke sini dan bertemu dengan masyarakat. Ceritanya satu, 80 tahun Indonesia merdeka mereka belum merdeka karena belum punya akses jalan,” kata Gubernur Iqbal.
Menurutnya, pemerintah pusat mulai membangun tiga ruas prioritas, yakni Tepal–Batu Rotok, Tepal–Batu Dulang, dan Lenangguar. Dua ruas di antaranya ditargetkan selesai pada November 2026 melalui program IJD yang menggunakan skema multi-years.
Pembangunan Jalan Berlanjut hingga Wilayah Selatan
“Lokasi IJD di Batu Dulang ini akan berlanjut sampai Tepal, Batu Rotok, Lenangguar, Teladan. Selain itu, Jalan Lingkar Selatan juga akan saling bertemu,” ujar Wabup.
Wabup melanjutkan, pembangunan secara bertahap ini diharapkan membentuk konektivitas jalan yang lebih terintegrasi antara wilayah Batu Dulang, Tepal, Batu Rotok, Lenangguar dan Teladan hingga kawasan selatan lainnya.
Tiga Ruas Masuk Program IJD
Untuk Kabupaten Sumbawa, tiga ruas yang telah dipastikan masuk dalam program IJD adalah Batu Dulang–Tepal, Tepal–Batu Rotok, dan Lenangguar–Teladan.
Ketiganya merupakan jalan yang sebelumnya menjadi kewenangan Kabupaten Sumbawa dan kemudian mendapat dukungan penanganan melalui program pemerintah pusat.
Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur
Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus mendorong sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB agar pembangunan infrastruktur jalan dapat berlanjut secara bertahap hingga terbentuk jaringan konektivitas yang semakin terhubung.
Dengan semakin baiknya akses jalan, diharapkan mobilitas masyarakat, distribusi hasil produksi, serta akses terhadap berbagai layanan dasar di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa dapat semakin mudah dan lancar. (*)













