OLAHRAGA

Mau Nonton Liga 3 NTB Secara Gratis? Buruan Hubungi Ini..

216

NUSRAMEDIA.COM — Ikut serta memeriahkan kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah 2022 yang dilaksanakan PSSI Nusa Tenggara Barat, Karman BM bekerjasama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) NTB akan membagikan tiket gratis kepada para penonton Liga 3.

Hal itu ditegaskan Karman BM, yang mana pihaknya bersama APKLI NTB akan membagikan puluhan tiket setiap harinya. “Bersama APKLI NTB, saya akan membagikan tiket gratis untuk penonton setiap hari sebanyak 50 tiket setiap pertandingan,” ujarnya, Senin (8/8) di Mataram.

Baca Juga:  Kejuaraan Sepak Takraw Gubernur NTB Cup II 2022 : Sumbawa Borong Juara

Untuk mendapatkan tiket tersebut, aktivis pemuda itu menjelaskan bisa menghubungi APKLI di Sekretariatnya. Yakni tepatnya di Perumahan Lingkar Permai, Jalan Lingkar Selatan, Loang Baloq, Kota Mataram. “Ini bentuk dukungan kita terhadap pesta bola rakyat ini. Saya tegaskan ini bukan gagah-gagahan, tapi ini bentuk kepedulian kita terhadap sepakbola di NTB,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua APKLI NTB Abdul Majid dikonfirmasi menegaskan, akan memberikan dukungan terhadap Liga 3 ini, khususnya dengan memberikan tiket gratis terhadap penonton yang tidak mampu membeli tiket diloket tiket yang tersedia di GOR 17 Desember Turida Kota Mataram.

Baca Juga:  Gempur Rokok Ilegal di NTB, Bang Zul : "Jangan Galak-Galak"

Hal ini demi mensukseskan dan memeriahkan Liga 3 Bank NTB Syariah. “APKLI NTB ikut mensukseskan dan memeriahkan Liga 3 ini dengan membagikan tiket gratis kepada penonton yang tidak mampu membeli tiket,” demikian Abdul Majid menegaskan.

Untuk diketahui, Liga 3 Bank NTB Syariah telah dilakukan kick off pada, Sabtu 6 Agustus 2022 Minggu kemarin. Liga 3 ini akan diikuti oleh 26 klub di NTB dan dibagi beberapa zona, yaitu Zona Pulau Lombok, Zona Sumbawa serta Zona Bima. (red) 

Baca Juga:  Persiapan Porprov XI/NTB 2023 Terus Dimatangkan
Artikel sebelumyaOrari NTB Diminta Terus Tingkatkan Kemampuan
Artikel berikutnyaDikbud NTB Diminta Berikan Klarifikasi, LBS : “Jika Tidak Salah Kenapa Mesti Takut?”