
NUSRAMEDIA.COM — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kabupaten Sumbawa terus berupaya mengembangkan Pantai Saliper Ate sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.
Sejumlah infrastruktur pendukung mulai disiapkan untuk menunjang aktivitas olahraga di kawasan pantai tersebut. Demikian disampaikan Kepala Dispopar Sumbawa, Tata Kostara.
Dikatakannya, saat ini pemerintah daerah telah membangun beberapa fasilitas olahraga, seperti lapangan voli pasir dan lapangan pickleball. Ke depan, pemerintah juga berencana menambah fasilitas lainnya.
“Untuk saat ini yang sudah kita bangun baru lapangan voli pasir dan pickleball. Tahun ini kita akan mengikhtiarkan pembangunan jogging trek dan penataan area parkir,” ujarnya.
Menurut Tata Kostara, pengembangan sport tourism di kawasan Pantai Saliper Ate diharapkan mampu menarik lebih banyak kunjungan ke Kabupaten Sumbawa.
Apalagi daerah ini juga memiliki potensi wisata bahari yang terkenal, seperti keberadaan hiu paus. Selain itu, lokasi Pantai Saliper Ate yang berada di tengah Kota Sumbawa dinilai sangat strategis.
Terutama untuk dikembangkan sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata. “Beberapa tahun terakhir Pantai Saliper Ate kerap sepi pengunjung karena terlihat kumuh dan kotor,” katanya.
“Karena itu, kami akan melakukan penataan lebih lanjut agar masyarakat yang datang merasa nyaman,” sambung Kepala Dispopar Kabupaten Sumbawa tersebut kepada wartawan.
Selain melakukan penataan kawasan, pemerintah daerah juga tengah mencari calon pengelola untuk menghidupkan kembali aset yang selama ini terbengkalai tersebut.
Dispopar menegaskan proses pemilihan pengelola akan dilakukan secara selektif. “Kami masih mencari calon pengelola. Tentu kami akan sangat selektif agar pengelolaan pantai ini berjalan baik dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” katanya.
Tata menambahkan, sejak aset tersebut diserahterimakan pada Februari lalu, pihaknya telah mulai melakukan berbagai langkah awal penataan di lokasi.
Untuk sementara, Dispopar juga telah menempatkan enam orang pegawai di kawasan Pantai Saliper Ate guna menjaga kebersihan dan keamanan sambil menunggu hadirnya pengelola baru.
“Kami sudah menempatkan enam pegawai di sana untuk menjaga kebersihan dan keamanan sambil menunggu pengelola yang baru,” demikian dikatakan oleh Tata Kostara. (*)













