PERISTIWA

3.461 Rumah di KSB Terendam Banjir, Dinsos NTB Salurkan Berbagai Bantuan Bagi Warga Terdampak

Kepala Dinas Sosial NTB Ahsanul Khalik saat mendampingi Gubernur NTB Zulkieflimansyah terjun langsung meninjau dan memberikan bantuan kepada korban banjir di KSB. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi perhatian semua pihak. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Sosial (Dinsos) NTB, sebanyak 3
461 rumah terendam banjir.

Terutama diwilayah Kecamatan Brang Rea dan Kecamatan Taliwang. Dari kedua lokasi itu, jumlah rumah terendam banjir terbanyak di Taliwang. Betapa tidak, ada sekitar 2.961 rumah yang terendam banjir. Sedangkan diwilayah Brang Rea ada sekitar 500 rumah terdampak.

Menurut Kepala Dinsos NTB Ahsanul Khalik untuk di Taliwang ada beberapa titik yang terdampak banjir. Antara lainnya seperti di Kelurahan Menala, Kelurahan Kuang, Kelurahan Bugis, Kelurahan Sampir, Kelurahan Arab Kenangan, Kelurahan Dalem dan Kelurahan Kejawat.

Baca Juga:  NTB Bersiap Memasuki Musim Kemarau

Sedangkan diwilayan Brang Rea, ungkapnya, terdampak terlihat di Deaa Sapugara Brew, Desa Beru dan Desa Seminar Salit. “Bantuan sudah disalurkan,” kata mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB tersebut.

Adapun sejumlah bantuan yang disalurkan, sebut pria yang kerap disapa AKA ini, seperti beras bencana reguler 3,6 ton. Kemudian makanan siap saji sebanyak 100 paket. Makanan anak 40 paket, Food Ware 10 paket, Family Kit 10 paket.

Selanjutnya peralatan dapur keluarga ada 10 paket, selimut 20 paket, tenda gulung 15 paket dan kasur 15 unit. Selain itu, didirikan pula dapur umum dengan produksi dihari pertama sebanyak 6.650 nasi bungkus. Tim dapur umum terdiri dari Dinsos Sumbawa Barat dan Dinsos Sumbawa. Upaya penanganan terus dilakukan.

Baca Juga:  Seorang Bocah Tersesat di Atas Bukit

“Dinsos Provinsi dan Dinsos Sumbawa Barat melakukan asesment cepat kebutuhan mendesak,” katanya. “Kemudian dilakukan juga penanganan dan rencana tindak lanjut. Penyerahan bantuan logistik,” demikian Ahsanul Khalik menambahkan. (red)