Nampak gambar pasca kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bergerak cepat menangani kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Kecamatan Alas-Kabupaten Sumbawa, pada Ahad (22/3) dini hari.

Insiden tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak dan menelan satu korban jiwa dari petugas pemadam kebakaran. Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WITA di Dusun Pok, Desa Kalimango.

Api dengan cepat melahap kawasan permukiman, mengakibatkan sedikitnya 36 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 31 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 5 lainnya rusak sebagian. Total 129 jiwa terdampak dalam peristiwa ini.

Di tengah upaya pemadaman, kabar duka datang dari tim pemadam. M. Solikin, Komandan Regu Damkar Kecamatan Alas, meninggal dunia saat bertugas. Ia diduga tersengat aliran listrik ketika berupaya menjinakkan kobaran api.

Baca Juga:  PKS Sumbawa Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Alas

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya salah satu putra terbaik daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa almarhum meninggal dalam tugas kemanusiaan yang mulia.

“Pengabdian beliau adalah kehormatan bagi kita semua. Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Gubernur melalui juru bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik.

Gubernur juga menginstruksikan langkah cepat dan terkoordinasi dalam penanganan dampak kebakaran, terutama untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi di tengah suasana Hari Raya Idulfitri.

Baca Juga:  Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

Ia meminta koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, termasuk dalam pengajuan santunan bagi keluarga korban melalui Kementerian Sosial.

Sebagai bagian dari respons darurat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB bersama Dinas Sosial P3A NTB langsung menyalurkan bantuan logistik. Bantuan tersebut meliputi paket pangan, sandang, tikar, terpal, mie instan, serta tenda keluarga.

Kepala BPBD NTB, Sadimin, memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak telah disiapkan. Sementara itu, Dinas Sosial NTB juga menjamin ketersediaan buffer stock seperti selimut, makanan siap saji, hingga kebutuhan khusus anak-anak.

Baca Juga:  Rumah Tahfiz Al-Imam Musholla Pendopo Resmi Diluncurkan, Bupati Jarot Ajak Disiplin Tadarus Al-Qur’an

Saat ini, kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan telah kondusif. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat masih melakukan pendataan serta penanganan lanjutan.

Pemerintah Provinsi NTB turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang tidak aman maupun kelalaian penggunaan api. “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan memastikan setiap potensi sumber api dapat dikendalikan,” tutup Ahsanul Khalik. (*)