POLITIK

Desak Datu Tegaskan Tolak Caleg Impor

108
Ketua Presidium Desak Datu, Lalu Winengan

NUSRAMEDIA.COM — Fenomena Calon Legislatif (Caleg) DPR RI yang berasal dari luar daerah yang biasa disebut “caleg impor” menjadi sorotan di Nusa Tenggara Barat. Berbagai suara penolakkan mencuat terhadap hal tersebut. Pasalnya, caleg yang berasal dari luar daerah dinilai tidak dapat mewakili suara masyarakat asli.

Ketua Presidium Dewan Sasak Pemuda Bersatu (Desak Datu), H K Lalu Winengan dengan tegas menyatakan penolakkan terhadap orang luar daerah. Khususnya di Pulau Lombok, yang mana menjadi salah satu daerah pemilihan (dapil) di Provinsi NTB untuk menuju ke Senayan.

Baca Juga:  Muazzim Akbar Yakini PAN Sumbawa Menangkan Pemilu 2024

Hal ini dikatakan Winengan tepatnya pada acara halal bihalal dengan para aktivis, Rabu 11 Mei 2022 dilingkup Kota Mataram. “Saya minta kepada masyarakat Lombok, khususnta masyarakat sasak, jangan mau haknya dirampas oleh orang luar lagi,” ujarnya.

“Pokoknya pilih warga sasak, warga Lombok ini untuk menjadi (anggota) DPR RI dan DPD RI,” tambah Winengan dikesempatan tersebut. Menurut dia, sah-sah saja jika dirinya sebagai masyarakat asli Lombok mengharapkan orang lokal menduduki kursi di Senayan.

Baca Juga:  PKS Siapkan Iwan Surambian ke DPRD NTB, Abdul Hadi ke DPR RI?

Terlebih, kata Winengan, kursi di DPR RI/DPD RI memant hak dari orang Lombok. “Kita pasang badan untuk warga Lombok, warga sasak,” tegasnya. Tidak hanya sekedar bicara, kader militan NU ini juga sudah mulai menggaungkan wacana tolak caleg impor.

Dengan harapan, masyarakat Lombok yang dapat mengisi kursi Senayan. “Siapapun yang menjadi caleg, pokoknya warga sasak kita pilih,” kata dia lagi. Oleh karenanya, dia berharap, masyarakat terutama dari kalangan pemuda Lombok berani serius maju bertarung dengan caleg impor di Pileg 2024 mendatang. (red) 

Baca Juga:  Pria Ini Daftar Jadi Bakal Calon Kades Jalan Kaki 3 Km Sendirian
Artikel sebelumyaSubsidi PLN Rp 5 Juta Dipastikan Hoax
Artikel berikutnyaLombok FC Bangun Fasilitas Lapangan Sepakbola Sendiri