

NUSRAMEDIA.COM — Ketua DPD Partai NasDem Sumbawa Barat Fud Syaifuddin menyatakan dirinya akan maju di Pilkada KSB 2024 mendatang.
Hal ini diutarakannya tepat pada saat mendampingi Anies Rasyid Baswedan saat berkunjung di Kabupaten Sumbawa beberapa hari yang lalu.
Fud Syaifuddin menyambut baik sejumlah figur yang muncul dan digadang-gadang akan maju pada Pilkada KSB nanti. “Itu bagus,” katanya.
Bahkan tak sedikit saat ini mendukungnya, bahkan mulai menjodoh-jodohkannya dengan sejumlah nama. Hal itupun dinilainya biasa dan wajar.
“Namanya orang mendukung, kan bagus. Masa kita larang orang dukung. Kan kita punya kesempatan yang sama untuk jadi, kan gitu,” tutur Fud Syaifuddin.
“Yang penting sekarang mau jadi calon apa nggak kan. Kalau saya kan, mau jadi calon ini. Sampai sekarang ini yang mau jadi calon kan saya dari partai politik dan Pak Nun dari Independen,” imbuhnya.
Orang nomor dua di KSB itu lantas menegaskan bahwa, siapa pun yang ingin maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada KSB tidak masalah.
Karena, menurut dia, semakin banyak calon, maka akan semakin baik bagi masyarakat dalam menentukan pilihannya nanti.
“Justru kita sedang mendorong bagaimana banyak calon. Kalau kita kan, ndak menyekat orang untuk tidak menyalon,” katanya.
“Kita berusaha untuk banyak orang (menjadi) calon. Makanya, saya sekarang lagi intens untuk memaksimalkan Partai NasDem,” sambungnya.
Yaitu, masih kata dia, untuk mendapatkan kursi di DPRD setempat. “Bila perlu kita bisa dengan Partai NasDem sudah memenuhi syarat untuk nyalon, kan cuma 5 saja,” terangnya.
Disisi lain, Fud Syaifuddin mengaku tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai orang nomor dua atau posisi Wakil Bupati. Ini lantaran dirinya sudah mengemban jabatan tersebut selama dua periode atau 10 tahun.
Sehinggga pilihannya hanya satu, yaitu maju sebagai orang nomor satu di KSB atau posisi calon Bupati. “Saya ini sudah tidak bisa jadi orang kedua, karena saya ini sudah 2 kali nyalon,” bebernya.
“Sebenarnya saya 10 kalipun mau, kan enggak ada beban jadi wakil (bupati) itu. Karena kalau ada urusan apa-apa pasti bupati, coba bisa 10 kali saya juga mau jadi wakil bupati. Tapi ini karena sudah tidak bisa,” tegasnya lagi.
Maka dari itu, dia menerangkan bahwa pencalonannya kali ini harus naik tingkat. “Bagi saya dimana pun kita berada, yang penting kita mau berkiprah dan turun ke lapangan, masyarakat bisa menerima kita,” tandasnya.
Sejauh ini ungkap Fud, komunikasi politik secara pribadi sudah dilakukan. Namun demikian, ia akan fokus terlebih dahulu pada pemilihan legislatif, agar perolehan kursi NasDem di DPRD KSB bisa bertambah.
“Sementara ini, kursi Partai NasDem ada dua. Komunikasi politik secara pribadi ya, karena sekarang ini partai-partai lagi urus pencalegan urus pemilu,” katanya.
“Tetapi secara personal kita intens dengan Ketua PDI, Ketua PAN, Ketua Gerindra, Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat,” lanjut Fud Syaifuddin menegaskan komunikasi yang kini terjalin dibangunnya saat ini. (red)













