SOSMAS

Gelar Bimtek Pertanian di Plampang, Johan Rosihan Tegaskan Fokus Berjuang Bantu Petani

Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan kembali menggelar bimbingan teknis untuk petani di Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan kembali menggelar bimbingan teknis untuk petani di Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa. Bimtek tersebut dilaksanakan bersama Wakil Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan) Malang dan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Plampang selaku mitra kerja sama dari Komisi IV.

Bimtek yang bertempat di Kantor Desa Plampang, Sabtu (10/6/2023) dihadiri oleh 200 petani dari beberapa desa di Kecamatan Plampang. Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Johan Rosihan tersebut bertujuan untuk menyiapkan para petani secara lebih matang untuk mengelola produk pertaniannya.

“Produk pertanian yang dihasilkan di Sumbawa sudah memiliki pasar di seluruh wilayah Indonesia, sekarang saatnya kita mempersiapkan diri untuk punya pasar di luar negeri. Saya membayangkan ketika orang Indonesia yang berada di luar negeri, melihat produk petani asal Sumbawa ada di jual di pasar modern atau swalayan disana,” ujarnya.

Baca Juga:  Disnakeswan Sumbawa Terjunkan 200 Petugas Pemeriksaan Hewan

Dalam sambutannya, Johan menjelaskan peluang yang terbuka untuk produk pertanian di Sumbawa untuk melakukan kegiatan eksportir. “Kesiapan petani menjadi modal utama dalam menyiapkan kualitas sampai ke pemasaran produknya sendiri. Bimtek ini bertujuan untuk membuka wawasan para petani bahwa dunia petani itu sudah sangat berkembang saat ini,” terangnya.

Dengan menghadirkan wakil direktur Polbangtan Malang, Johan berharap para petani dan gapoktan bisa berdiskusi dan menggali informasi dan strategi sebaik-baiknya dari narasumber yang dihadirkan. “Produk pertanian saat ini punya potensi yang tinggi. Terlebih Plampang punya komoditas pertanian yang bagus. Ini peluang yang harus bisa maksimalkan, produk bagus sudah kita miliki, saatnya kita berdiskusi mencari strategi pemasaran yang pas dan diminati pasar. Kesempatan bimtek ini saya harap bisa dimanfaatkan oleh para petani kita untuk berani belajar dalam mengembangkan komoditasnya,” urai Johan.

Baca Juga:  LPK Harus Jalin Kerjasama dengan Perusahaan

Dihadapan petani, Penyuluh Pertanian, dan Gapoktan yang hadir, Johan juga menyampaikan bahwa sudah banyak pelaku ekspor dari Pulau Sumbawa dengan jenis produk. “Banyak sekali sebetulnya petani yang produknya sudah ekspor seperti beras organik, gula semut aren, dan banyak juga yang lainnya. Tentunya harapan kedepan hasil dari bimtek ini tumbuh banyak pelaku eksportir eksportir baru,” tukasnya.

Johan mendorong dan berkomitmen untuk ikut membantu bagaimana petani di wilayah Pulau Sumbawa bisa menjual produknya dengan maksimal. “Kita akan terus berusaha untuk menembus pasar internasional. Ada beberapa strategi dalam pertanian yaitu hubungan internasional, mendorong pertumbuhan ekspor baru, kemudian adalah menambah bahan jadi, serta strategi peningkatan ekpor, memberikan fasilitas terbaik bagi petani untuk bisa meningkatkan kualitas produk. Semua akan kita beri bimbingan seperti sekarang ini,” jelasnya.

Baca Juga:  DKP Gelar GPM di Lombok Barat

Kegiatan bimbingan teknis dengan menggandeng stakeholder terkait akan terus dilakukan secaa rutin. Hal tersebut diharapkan bisa menjadi informasi kepada mitra pertanian yang ada bahwa petani adalah bagian penting dari pertanian. “Semoga dalam acara ini bisa mendongkrak eksportir eksportir baru di seluruh wilayah Sumbawa. Apa yang perlu kita lakukan, kita tekuni dengan baik, mudah mudahan akselerasi bisa lebih baik, dan pastinya kalo ini berjalan, tentunya kesejahteraan petani akan lebih meningkat,” demikian Johan Rosihan. (red)