Pemprov NTB salurkan bantuan dan kirim tim medis bantu korban bencana di Aceh. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi melepas Tim Medis Dukungan Bencana untuk membantu penanganan korban banjir di Provinsi Aceh. Pelepasan dilakukan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di Kantor Gubernur NTB, Sabtu (20/12).

Gubernur NTB mengatakan, pengiriman tim medis ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan sekaligus balasan atas bantuan yang pernah diberikan Pemerintah Provinsi Aceh kepada NTB saat dilanda bencana sebelumnya.

Menurutnya, hubungan persaudaraan antardaerah harus terus dijaga melalui aksi nyata, terutama di saat masyarakat menghadapi musibah.

Baca Juga:  Realisasi Investasi NTB 2025 Lampaui Target Nasional

“Ketika kita menghadapi bencana, mereka datang kepada kita dan memberikan dukungan serta bantuan tanpa ragu. Inilah saatnya kita membalas kebaikan mereka dan menyambung kembali persaudaraan yang telah terjalin,” ujar Gubernur.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, Aceh Utara menjadi wilayah yang paling membutuhkan bantuan medis. Oleh karena itu, Pemprov NTB memprioritaskan pengiriman tim kesehatan agar dapat segera memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Yang paling membutuhkan saat ini adalah saudara-saudara kita di Aceh Utara. Tim medis di sana sangat menantikan kehadiran tim kesehatan dari NTB untuk membantu penanganan korban banjir,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov NTB Siapkan Perluasan Landfill dan Waste to Energy

Selain mengirimkan personel, Pemerintah Provinsi NTB juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk penanganan bencana. Dana tersebut bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) masing-masing Rp1 miliar per provinsi, serta diperkuat oleh bantuan yang dihimpun melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Gubernur menegaskan, kesiapan fisik dan kesehatan personel menjadi prioritas utama sebelum diberangkatkan ke daerah bencana. Ia memastikan tim yang dikirim merupakan personel terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat.

Baca Juga:  DPRD Sumbawa Desak Pemda Serius Tangani Persoalan Sampah

“Tim yang kita kirim adalah tim terbaik yang kita miliki. Mereka sudah diseleksi dan dipastikan siap, sehingga dapat benar-benar meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” tegasnya.

Sebanyak 32 personel akan diberangkatkan secara bertahap, diawali oleh tim kesehatan, kemudian disusul unsur Dinas Sosial, BAZNAS, BPBD, serta Taruna Siaga Bencana (Tagana). Tim tersebut dijadwalkan bertugas selama delapan hari guna memperkuat layanan kesehatan dan kemanusiaan di wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh. (*)