SOSMAS

Prabowo Resmikan 11 Titik Sumur Bor di Pulau Sumbawa

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa pada Minggu (28/5). (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumbawa pada Minggu (28/5). Kedatangannya didampingi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, dan disambut Sekda Sumbawa, Hasan Basri, Wakil Ketua DPRD Sumbawa, Mohamad Ansori, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol Czi Alid Setiawan, Anggota Forkopimda, anggota TNI Kodim 1607 Sumbawa dan juga masyarakat setempat.

Kedatangan Menhan Prabowo untuk meresmikan 11 titik sumur bor di Pulau Sumbawa Provinsi NTB, seperti Kelurahan Umasima, Desa Ledang, Lenangguar, Labuhan Aji, Waro, Wara, serta lainnya. Peresmiannya terpusat di Makodim 1607 Sumbawa. Sebelumnya Menhan juga sudah melakukan kegiatan serupa di Pulau Lombok.

Baca Juga:  NTB Launching Gerakan Bersama Menuju Nol Perkawinan Anak

Dalam pidato sambutannya, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengucapkan selamat datang di Sumbawa kepada Menhan Prabowo Subianto. Diharapkan kegiatan yang dilakukan ini bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara Menhan RI Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mendapat laporan kalau di Sumbawa berhasil dikucurkan 11 titik air, dan 10 lagi tersebar diwilayah lainnya. Pada Februari lalu pihaknya juga meresmikan hal yang sama di Lombok Timur. Sehingga total ada 31 titik air yang sudah berjalan dan sudah dimanfaatkan masyarakat NTB.

Baca Juga:  Wabup Sumbawa Optimis Angka Stunting Turun di 2024

“Kita mencoba teknik baru mencari sumber air bersih di lepas pantai. Ternyata banyak air sungai bawah tanah dan keluarnya di lepas pantai,” tuturnya. Menhan juga harapkan kepada jajaran TNI Polri, agar kegiatan seperti ini terus dulanjukan. Termasuk mengimbau kepada Kades yang ada diwilayah pesisir pantai untuk mencari lokasi air bersih.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah bekerja mencari titik-titik air. NTB termasuk daerah yang jumlah desanya paling besar krisis air. Sesuai laporan ada 131 desa yang membutuhkan air bersih. Ini komitmen kita di Kemenhan untuk mengurangi penderitaan rakyat soal krisis air bersih,” pungkasnya. (red) 

Baca Juga:  Pemprov NTB Dorong Bentuk Satgas Pencegahan Perkawinan Anak