

NUSRAMEDIA.COM — General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo bertemu dengan Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi beberapa hari lalu. Dikesempatan itu, Sudjarwo mengungkapkan kondisi ketersediaan daya listik saat ini. Menurut dia, pemakaian listrik di Pulau Lombok meningkat.
“Sejak Oktober (2023) cuaca panas menyebabkan kenaikan pemakaian listrik oleh masyarakat sampai sebesar 45 MW,” tuturnya. Oleh karenanya, lanjut dia, saat ini PLN melaksanakan pemeliharaan rutin terhadap pembangkit yang tidak bisa ditunda lagi, yaitu sebesar 50 MW.
Sehingga, kata Sudjarwo, jika beban listrik tetap setinggi saat ini, maka akan terjadi kekurangan daya (padam) sebesar 35 MW. Inilah penyebab terjadinya pemadaman bergilir dibeberapa tempat untuk beberapa saat ini. Mesin sebesar 25 MW akan selesai pemeliharaan setelah 1 minggu kedepan.
Sedangkan sisanya sebesar 10 MW akan selesai pemeliharaan pada tanggal 22 November 2023 mendatang. Sementara itu, Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi mengatakan, bahwa untuk mengurangi pemakaian optimal daya, ia berharap agar terjadinya turun hujan dan cuaca tidak terlalu panas.
“Penggunaan AC berkurang, sehingga pemakaian daya listrik normal kembali. Sehingga tidak terjadi pemadaman bergilir yang berulang,” demikian dikatakan mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut. (red)













