SOSMAS

Terus Kampanyekan Stunting, HMS Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa, Dr. H. Muhammad Syafruddin (HMS) atau kerap disapa Rudhy Mbojo. (Ist)

NUSRAMEDIA.COM — Terus mengkampanyekan stunting agar dapat dicegah secara bersama, itulah yang fokus dilakukan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Dr. H. Muhammad Syafrudin (HMS) di Pulau Sumbawa.

Hal ini dilakukan HMS sebagai wujud perhatian bersama sekaligus kepeduliannya. Terutama dalam menekan angka stunting di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Salah satu cara yang dilakukan HMS, yakni dengan menggelar berbagai pelatihan. Dengan harapan menambah wawasan serta meningkatkan skill masyarakat dalam pengolahan ikan.

Tak lupa pula, melalui kesempatan ini HMS juga mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan. Karena dengan mengkonsumsi ikan akan dapat memberikan banyak hal positif bagi kesehatan.

Setelah di Kabupaten Dompu, HMS kini kembali menggelar Pelatihan Olahan dan Diversifikasi Produk Perikanan di Desa Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan ini, anggota DPR RI dari Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa itu juga menggandeng pihak Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Banyuwangi.

Giat pelatihan itu, diikuti sekitar 182 peserta dari kalangan pelaku utama kelautan dan perikanan yang ada di Kabupaten Bima. Ia pun menjelaskan maksud dan tujuan dari giat tersebut.

Menurut HMS, pelatihan itu untuk menambah wawasan serta skill peserta dalam pengolahan dan pengawetan ikan. Sehingga ikan dapat awet dan memiliki daya tahan lebih lama.

Bahkan, sambung anggota DPR RI tiga periode ini, juga bisa mempertahankan kandungan nilai gizi dari pada ikan sendiri. Pentingnya lagi, nilai ekonomis ikan bakal meningkat.

“Tujuan dari pemberian paket pelatihan pengolahan ikan ini, untuk mencegah stunting menuju tumbuh kembang anak sehat, cerdas dan produktif,” katanya, Selasa (06/02/2024).

Politisi PAN itu berharap, para peserta dapat mengambil hasil dari adanya pelatihan ini. Sehingga ilmu yang didapat dalam mengolah ikan mampu membuka peluang bisnis usaha.

Tentunya pada pengolahan ikan oleh pegiat UMKM atau para ibu-ibu rumah tangga (IRT) yang ada di Desa Oi Tui, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

“Memasak ikan tidak hanya digoreng, dipepes atau dibakar, hasil dari pengolahan ikan banyak diolah menjadi berbagai jenis produk dengan nilai manfaat yang sama,” ujar HMS.

“Antara lainnya seperti mengolah ikan menjadi bakso ikan, sempolan ikan, nuget ikan, abon ikan dan masih banyak lagi variasi-variasi pengolahan ikan lainnya,” demikian. (red)