
NUSRAMEDIA.COM — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Indah Dhamayanti Putri, menilai kondisi hutan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan dan membutuhkan gerakan bersama untuk pemulihan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Kemah Budaya, Pergelaran Budaya, serta Penanaman Pohon Rehabilitasi Hutan Lindung di kawasan wisata Benang Stokel, Desa Aik Berik, Lombok Tengah, beberapa hari lalu.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.
“Hari ini kita tidak bisa menampik bahwa kondisi hutan kita, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa, sangat-sangat memprihatinkan. Kita tidak perlu saling menyalahkan siapa yang bertanggung jawab. Tugas kita semua hari ini adalah menggerakkan seluruh unsur untuk bersama-sama melakukan penanaman,” tegas Wagub.
Wagub menekankan bahwa hutan memiliki peran vital sebagai penyangga kehidupan, khususnya dalam menjaga ketersediaan sumber air dan kawasan resapan. Oleh karena itu, pelestarian hutan harus menjadi bagian dari kesadaran dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) NTB untuk menyusun regulasi yang mendorong keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon sejak dini.
Ia menegaskan bahwa kegiatan menanam pohon tidak boleh dimaknai sebagai aktivitas seremonial semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan generasi mendatang. “Menanam pohon berarti menanam harapan, menanam pohon berarti menjamin kehidupan kita pada masa yang akan datang,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian penghargaan Adiwiyata tingkat SD dan SMP, sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, serta penanaman pohon secara simbolis di lereng gunung kawasan Benang Stokel.
Turut hadir dalam kegiatan ini Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB Lalu Hamdi, Plt. Kepala DLHK NTB Ahmadi, perwakilan Universitas Mataram (UNRAM), serta Anggota DPRD Lombok Tengah Lale Syifaun Nufus. (*)












